Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) menetapkan kebijakan pemotongan satu bulan gaji bagi seluruh kader PAN yang berada di jajaran pemerintahan maupun parlemen. Langkah ini diambil untuk menggalang bantuan bagi para korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Berikut rangkuman informasi resmi terkait keputusan DPP PAN tersebut.
Siapa saja kader PAN yang diwajibkan potong gaji?
Instruksi pemotongan gaji ini menyasar seluruh kader partai yang duduk di kursi eksekutif maupun legislatif di berbagai tingkatan. Sesuai keputusan DPP PAN, pihak yang wajib memotong gaji mencakup:
3 Juta Warga di 37 Kabupaten/Kota Terpapar Asap Karhutla, Kenali Risiko Kesehatan dan Langkah Antisipasinya

- Menteri di kabinet pemerintahan yang berasal dari PAN
- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI)
- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat provinsi
- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat kabupaten/kota
Zulhas menegaskan bahwa pemotongan ini bersifat menyeluruh, tanpa pengecualian bagi pejabat setingkat menteri.
Berapa besaran potongan gaji dan tujuannya?
Besaran potongan yang ditetapkan DPP PAN adalah gaji selama satu bulan penuh. Dana yang terhimpun dari gaji para legislator dan menteri tersebut dialokasikan langsung untuk membantu warga yang terdampak musibah gempa bumi di NTT.
Selain perhatian terhadap NTT, Zulhas juga menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat di wilayah Kalimantan akibat bencana karhutla.
Pesan Megawati dari Jejak Bung Karno di Surabaya

Kapan instruksi pemotongan gaji kader diumumkan?
Kebijakan tersebut diumumkan langsung oleh Zulkifli Hasan pada momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 PAN. Acara tersebut diselenggarakan di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Bantuan apa yang telah disalurkan ke lokasi bencana?
Sebelum instruksi pemotongan gaji kader diumumkan secara resmi, penanganan langsung telah dimulai. Zulhas menyatakan telah berkunjung ke lokasi terdampak di NTT tiga hari sebelum pengumuman HUT ke-28 partai. Dalam kunjungan tersebut, bantuan awal yang disalurkan kepada warga meliputi pasokan makanan, pakaian, serta santunan uang tunai.






