Kejaksaan Agung Republik Indonesia baru saja melaksanakan agenda penting berupa rotasi dan promosi jabatan di lingkungan internalnya. Pada hari Selasa, 11 Agustus 2026, Jaksa Agung ST Burhanuddin secara resmi melantik serta mengambil sumpah jabatan dari 34 orang pejabat baru. Upacara pelantikan ini berlangsung dengan khidmat di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung yang berlokasi di Jakarta.
Langkah pelantikan ini menjadi momentum krusial bagi korps Adhyaksa dalam menyegarkan struktur organisasi. Dari total 34 pejabat yang diambil sumpahnya tersebut, komposisinya terdiri atas 15 Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) serta 19 pejabat eselon II lainnya di lingkungan Kejaksaan Agung. Melalui prosesi ini, Jaksa Agung menekankan pentingnya pemulihan serta menjaga muruah institusi kejaksaan di mata publik.
Berikut adalah beberapa pertanyaan penting terkait dengan agenda pelantikan pejabat Kejaksaan Agung ini untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas bagi masyarakat.
Kapan dan di mana pelantikan 15 Kajati dan 19 pejabat baru ini dilaksanakan?
Prosesi pelantikan serta pengambilan sumpah jabatan para pejabat tersebut diselenggarakan pada hari Selasa, 11 Agustus 2026. Acara resmi ini bertempat di Aula Lantai 11 Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta.
Siapa yang memimpin prosesi pelantikan tersebut?
Aplikasi Access by KAI Eror, Berikut Alternatif Beli Tiket Sebelum Sistem Pulih Pukul 23.00 WIB

Upacara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin langsung oleh Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin. Kehadiran Jaksa Agung dalam prosesi ini menegaskan pentingnya tanggung jawab baru yang diemban oleh para pejabat yang dilantik, di mana penunjukan mereka telah melalui kajian mendalam dan penilaian objektif.
Berapa total pejabat yang dilantik oleh Jaksa Agung pada kesempatan ini?
Secara keseluruhan, terdapat 34 pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya oleh Jaksa Agung. Jumlah tersebut mencakup 15 orang Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang akan bertugas di berbagai wilayah provinsi, serta 19 pejabat eselon II lain yang menempati posisi strategis di lingkungan Kejaksaan Agung.
Apa pesan utama yang disampaikan oleh Jaksa Agung dalam pelantikan ini?
Jaksa Agung ST Burhanuddin menitipkan pesan kuat agar seluruh pejabat yang baru dilantik senantiasa menjaga dan memulihkan muruah institusi. Para pejabat diminta memberi perhatian serius pada perkara yang menyentuh hajat hidup masyarakat dan kasus berdampak besar terhadap keuangan negara. Selain itu, penegakan hukum di daerah diharapkan berjalan senyap, tenang, dan terukur tanpa menimbulkan kegaduhan.
IKD Jadi Pintu Akses Layanan Administrasi Kependudukan

Apakah daftar nama pejabat yang dilantik sudah diumumkan?
Ya, daftar lengkap 34 pejabat tersebut telah diumumkan secara resmi. Beberapa di antaranya termasuk Dr. Sutikno sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta, Dr. RD Teguh Darmawan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, serta Herry Hermanus Horo sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, bersama dengan puluhan pejabat eselon II lainnya.
Bagaimana dampak pelantikan ini terhadap kinerja Kejaksaan Agung ke depan?
Pelantikan ini diharapkan dapat membawa penyegaran taktis dalam penanganan berbagai kasus hukum serta peningkatan kinerja birokrasi di lingkungan kejaksaan. Jaksa Agung juga mendorong agar penanganan kasus korupsi tidak hanya menumpuk di pusat, melainkan turut digarap secara optimal oleh Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri di daerah.






