berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

IHSG Tembus Level 6.400 Menjelang Akhir Pekan, Apa Saja Pemicunya?

Marthen TandirerungDiterbitkan 8 Agu 2026 - 06.02 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
IHSG Tembus Level 6.400 Menjelang Akhir Pekan, Apa Saja Pemicunya?
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Bagaimana jalannya perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjelang akhir pekan ini, dan apa saja faktor penting yang memengaruhinya? Pertanyaan ini kerap muncul di kalangan pelaku pasar yang ingin mengetahui dinamika pasar modal tanah air. Pada perdagangan hari Jumat, 7 Agustus 2026, IHSG mencatatkan kinerja yang menggembirakan dengan menguat signifikan. Indeks berhasil menembus level psikologis baru dan ditutup di posisi 6.409,65. Angka ini mencerminkan kenaikan sebesar 1,04% atau bertambah 65,94 poin dibandingkan dengan posisi penutupan pada hari sebelumnya yang berada di level 6.343,71. Aktivitas perdagangan pada hari tersebut berlangsung cukup ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp 16,46 triliun. Adapun volume perdagangan tercatat sebanyak 37,98 miliar saham yang ditransaksikan dalam 2,21 juta kali transaksi. Secara keseluruhan, sebanyak 355 saham mengalami penguatan, 235 saham melemah, sedangkan 203 saham lainnya bergerak stagnan tanpa mengalami perubahan harga.

Sektor dan saham apa saja yang menjadi penopang utama kenaikan IHSG hari ini?

Kenaikan indeks pada perdagangan Jumat ini didorong oleh performa positif sejumlah sektor. Penguatan tertinggi dipimpin oleh sektor teknologi, barang baku, serta properti. Sebaliknya, pelemahan hanya terjadi pada dua sektor saja, yakni sektor konsumer non-primer dan sektor kesehatan. Dari sisi emiten individu, terdapat beberapa saham yang menjadi penopang utama atau penyokong pergerakan IHSG pada 7 Agustus 2026. Saham-saham tersebut meliputi TLKM, ISAT, BUMI, AMMN, dan MBMA. Kinerja positif dari emiten-emiten ini memberikan dorongan yang cukup kuat bagi indeks untuk melaju ke zona hijau.

Bagaimana dengan aktivitas investor asing di pasar saham domestik?

Baca Juga

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Meskipun IHSG ditutup menguat tajam pada hari Jumat, data transaksi satu hari sebelumnya menunjukkan pola pergerakan dana asing yang berbeda. Pada perdagangan hari Kamis, 6 Agustus 2026, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp 273,5 miliar di pasar saham Indonesia. Dalam aktivitas transaksi tersebut, pemodal asing terpantau mengurangi porsi kepemilikan mereka pada beberapa saham berkapitalisasi pasar besar seperti BBCA, TLKM, ANTM, dan BRMS. Di sisi lain, investor asing justru memanfaatkan momentum untuk meningkatkan akumulasi atau pembelian pada saham-saham seperti DSSA, TPIA, PTRO, serta saham-saham perbankan yang tergabung dalam Himbara, yaitu BBRI, BBNI, dan BMRI.

Sentimen domestik apa yang tengah menjadi perhatian utama pelaku pasar saat ini?

Dari dalam negeri, perhatian para investor dan pelaku pasar tertuju pada beberapa sentimen penting. Salah satunya adalah rilis data cadangan devisa Indonesia untuk periode Juli 2026 yang menjadi indikator penting. Selain memantau data cadangan devisa tersebut, pasar juga mencermati perkembangan rencana strategis dari Danantara. Lembaga ini sedang mempersiapkan rencana penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) untuk sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Beberapa emiten pelat merah yang disiapkan untuk melantai di bursa saham meliputi Pelindo, Pegadaian, Pupuk Indonesia, dan Angkasa Pura. Namun, realisasi rencana IPO ini masih harus menunggu hingga seluruh proses konsolidasi dan restrukturisasi internal BUMN tersebut selesai dilaksanakan.

Baca Juga

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

Bagaimana pengaruh sentimen global dan pergerakan bursa regional terhadap IHSG?

Pergerakan IHSG juga tidak terlepas dari pengaruh kondisi pasar saham global dan regional Asia-Pasifik. Pada perdagangan di kawasan Asia-Pasifik, mayoritas bursa saham bergerak di zona hijau. Indeks Nikkei 225 di Jepang mencatatkan kenaikan lebih dari 0,2%, sedangkan indeks Topix menguat sebesar 0,29%. Di Korea Selatan, indeks Kospi bertambah 0,89% dan indeks Kosdaq naik 0,6%. Kontras dengan penguatan tersebut, indeks S&P/ASX 200 di Australia justru mengalami koreksi sebesar 0,45%. Secara global, optimisme investor ditopang oleh adanya harapan tercapainya kesepakatan untuk membuka kembali Selat Hormuz, serta penantian terhadap rilis data perdagangan dari China.

Di sisi lain, terdapat ketidakpastian yang datang dari pasar keuangan Amerika Serikat. Bursa saham Wall Street pada sesi perdagangan sebelumnya ditutup melemah. Penurunan di bursa AS ini dipicu oleh penguatan indeks dolar AS dan naiknya imbal hasil obligasi pemerintah Amerika Serikat (US Treasury). Saat ini, para pelaku pasar global masih bersikap hati-hati dan menunggu rilis data ketenagakerjaan penting dari Amerika Serikat, terutama laporan non-farm payrolls. Data ketenagakerjaan ini menjadi faktor penentu yang sangat dinantikan karena akan menjadi acuan bagi arah kebijakan suku bunga Federal Reserve ke depan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IHSGBursa Efek IndonesiaPasar ModalSahamEkonomi

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap