berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik

Fitri KaraengDiterbitkan 10 Sep 2026 - 09.01 · 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
IHSG Masih Volatil, Deretan Saham Ini Menarik Buat Dilirik
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tertahan dalam tren fluktuatif setelah ditutup melemah tipis 0,12 persen ke posisi 6.678,20 pada perdagangan Rabu (9/9/2026). Pelemahan ini langsung memicu kehati-hatian investor domestik seiring aksi jual bersih (net sell) investor asing yang mencapai Rp621,40 miliar di pasar reguler dan Rp438,52 miliar di seluruh pasar.

Koreksi indeks domestik turut dipengaruhi oleh tekanan bursa global dan regional. Di Amerika Serikat, indeks Dow Jones turun 0,77 persen ke level 52.380, S&P 500 melemah 0,48 persen ke 7.636, dan Nasdaq terkoreksi 0,64 persen ke posisi 26.253. Bersamaan dengan itu, instrumen ETF EIDO turun 0,68 persen serta indeks MSCI Indonesia tergelincir 0,99 persen.

Di pasar reguler dalam negeri, sebanyak enam dari 11 sektor berakhir di zona merah. Sektor Healthcare mencatat pelemahan terdalam hingga 1,33 persen, sementara sektor Transportation & Logistic mampu melawan tren pelemahan dengan melonjak 2,41 persen. Beban indeks utamanya datang dari penurunan saham berkapitalisasi besar seperti BBCA yang turun 2,25 persen, BMRI terkoreksi 0,90 persen, dan ASII menyusut 1,62 persen. Di sisi lain, saham penggerak kenaikan dipimpin oleh IMPC yang melesat 9,51 persen, AADI menguat 5,96 persen, dan AMMN naik 5,14 persen.

Di tengah dinamika pergerakan indeks tersebut, sejumlah emiten memiliki agenda ekspansi dan aksi korporasi yang menjadikannya menarik untuk dicermati pelaku pasar.

Baca Juga

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Rencana Ekspansi SSIA dan Proyek Tol JSMR

PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menyiapkan belanja modal (capex) sebesar Rp2,20 triliun sepanjang 2026, dengan alokasi utama sekitar Rp1,50 triliun untuk akuisisi dan pengembangan kawasan Subang Smartpolitan. Perseroan juga menganggarkan sekitar Rp330 miliar untuk proyek pembaruan merek (rebranding) Paradisus by Meliá Bali, yang hingga semester I-2026 telah terealisasi sekitar Rp200 miliar.

Kendati SSIA merevisi target pendapatan tahun 2026 menjadi Rp7,20 triliun dari proyeksi awal Rp7,50 triliun akibat penundaan penjualan dan pergeseran kontrak pada entitas anak PT Nusa Raya Cipta Tbk (NRCA), target laba bersih tetap dipertahankan sebesar Rp400 miliar. Angka tersebut mencerminkan potensi pertumbuhan hingga 570 persen secara tahunan (YoY).

Sementara itu, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mengalokasikan capex sekitar Rp12,00 triliun untuk tahun 2026 dan telah menyerap Rp4,40 triliun hingga akhir semester I-2026. Dana ini difokuskan guna mempercepat penyelesaian lima proyek jalan tol strategis: Jakarta-Cikampek II Selatan seksi Setu–Sadang, Akses Patimban sepanjang 14 kilometer yang ditargetkan beroperasi pada 2028, Jogja-Solo, Jogja-Bawen, serta Probolinggo-Banyuwangi.

Pada ruas Jogja-Bawen, Seksi 6 Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer dijadwalkan beroperasi pada November 2026 setelah Seksi 1 Yogyakarta–SS Banyurejo menyelesaikan tahap konstruksi pada akhir September 2026. Adapun Tol Probolinggo-Banyuwangi membentang 49,68 kilometer dengan Seksi Paiton–Besuki kini memasuki tahap Uji Laik Fungsi Operasi (ULFO) untuk persiapan operasi akhir 2026 atau awal 2027. Secara total, JSMR menargetkan tambahan operasional sekitar 62 kilometer ruas tol baru hingga awal 2027.

Baca Juga

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

Aksi Rights Issue BMAS

Pilihan berikutnya datang dari sektor perbankan, di mana PT Bank Kasikorn Indonesia Tbk (BMAS) bersiap menggelar penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD IV). Bank menetapkan rasio 655:104 dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,87 miliar lembar saham baru atau setara 13,70 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Dengan harga pelaksanaan Rp350 per saham, BMAS berpotensi menghimpun dana segar sekitar Rp1,01 triliun yang seluruhnya dialokasikan untuk modal kerja guna memperkuat penyaluran kredit. Pemegang saham utama, Kasikorn Vision Financial Company Pte. Ltd. (KVF) yang menguasai 86,03 persen saham, bertindak sebagai pembeli siaga sekaligus mengeksekusi seluruh haknya, termasuk hak yang dialihkan dari Kasikornbank (KBANK).

Langkah tersebut berpotensi menaikkan porsi kepemilikan KVF menjadi 86,37 persen hingga 87,81 persen, sedangkan investor yang tidak menggunakan haknya menghadapi risiko dilusi kepemilikan maksimal 13,70 persen. Jadwal cum-right di pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 23 November 2026, diikuti periode perdagangan dan pelaksanaan HMETD pada 27 November hingga 3 Desember 2026.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

IHSGPasar ModalSahamRekomendasi Saham

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga · 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi · 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional · 16 Sep 2026
  5. 5Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan KetentuannyaNasional · 25 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap