PT Rans Entertaiment Indonesia Tbk. (RANS) menjadwalkan penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis (10/9/2026) mulai pukul 11.00 WIB. Agenda utama dalam pertemuan pemegang saham tersebut adalah perubahan susunan anggota dewan direksi perseroan.
RUPSLB diselenggarakan di RANS Office Building, Bumi Serpong Damai, Blok CBD Lot, VIII No. 12, Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong Kota, Tangerang Selatan, Banten. Agenda perubahan susunan direksi ini dilaksanakan menyusul pengunduran diri salah satu direktur perseroan, Grandy Prajayakti.
Pengunduran Diri Direksi dan Kondisi Internal
Grandy Prajayakti sebelumnya telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Direktur RANS dengan alasan pribadi. Manajemen perseroan menyatakan bahwa surat pengunduran diri tersebut telah diterima sejak 22 Juli 2026.
Manajemen RANS memastikan bahwa langkah tersebut merupakan murni keputusan pribadi dari yang bersangkutan. Perseroan menegaskan tidak ada perselisihan dalam bentuk apa pun antara Grandy Prajayakti dan pihak perseroan, jajaran direksi, dewan komisaris, maupun pemegang saham RANS.
Harga Saham Bergerak Liar, BEI Pantau Ketat 5 Emiten Ini

Setelah pengunduran diri tersebut, susunan Direksi RANS yang tersisa terdiri atas satu orang Direktur Utama dan dua orang Direktur. Komposisi ini tetap memenuhi ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang mewajibkan perseroan terbuka memiliki sekurang-kurangnya dua orang anggota direksi.
Sebelum ditetapkannya pengganti resmi, tugas dan tanggung jawab yang sebelumnya diemban Grandy dialihkan dan didistribusikan kepada Direktur Utama beserta direktur lain yang saat ini menjabat, sesuai pembagian tugas internal yang ditetapkan oleh direksi.
Kelanjutan Operasional dan Posisi di Slavina
Selain melepaskan posisinya di entitas induk RANS, Grandy Prajayakti juga tidak lagi menjabat sebagai anggota direksi di anak usaha perseroan, yakni PT Rans Kosmetik Indonesia (Slavina). Saat ini, RANS sedang dalam proses menjaring dan mencari calon pengganti yang kriterianya paling sesuai dengan kebutuhan Slavina.
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun di Bawah Rp17.500

Manajemen menegaskan bahwa situasi pergantian pengurus di anak usaha tersebut tidak berdampak terhadap rencana akuisisi Slavina.
Secara keseluruhan, manajemen RANS memastikan pengunduran diri Grandy Prajayakti tidak menimbulkan dampak material terhadap kelangsungan kegiatan operasional perseroan, penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), realisasi target rencana bisnis, maupun pelaksanaan rencana penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO).






