Sebanyak tiga orang pekerja pemeliharaan jalan tol meninggal dunia usai tertabrak truk tronton di Jalan Tol Wiyoto Wiyono Kilometer 20.200 A, Jakarta Utara, pada Rabu (9/9) sekitar pukul 23.40 WIB. Insiden nahas di jalur arah Tanjung Priok menuju Pluit tersebut diduga terjadi akibat sopir truk mengalami microsleep atau tidur sesaat saat mengemudi.
Kepala Satuan Patroli Jalan Raya (Kasat PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra Brata Manggala menyampaikan bahwa kecelakaan bermula ketika truk wing box tronton bernomor polisi B 9334 DU yang dikemudikan Ferdy Yulianto Ardi melaju di lajur satu. Akibat kehilangan konsentrasi, truk tersebut menabrak kerucut lalu lintas (traffic cone), mobil pikap operasional Citra Marga berpelat B 9468 UAO yang terparkir untuk perbaikan jalan, serta para pekerja di lokasi.
Kantor DPRD Manggarai Timur Tidak Layak Pakai Akibat Gempa Flores

Tabrakan tersebut menewaskan dua pekerja di tempat kejadian perkara, yaitu Suroto selaku petugas pengawas beton dan Yunus yang merupakan Tenaga Harian Lepas (THL). Satu korban lain, Baharudin, mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja, Jakarta Utara.
Selain tiga korban meninggal dunia, dua pekerja proyek lainnya mengalami luka-luka. Korban bernama Sugito menderita luka di bagian kepala, punggung, tangan, dan kaki kanan. Sementara itu, korban bernama Akbar mengalami luka lecet serta keseleo setelah terpelanting dan jatuh ke Kali Ancol di bawah kolong tol.
Hari ke-4 Pemadaman Kebakaran TPA Galuga, Api Masih 'Timbul Tenggelam

Seluruh barang bukti dan penanganan perkara kecelakaan lalu lintas ini telah diserahkan kepada Piket Unit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Utara guna proses penyelidikan lebih lanjut.






