berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Politik

Hasan Nasbi Tegaskan Kritik Balik Pemerintah Ditujukan untuk Kelompok Londo Ireng

Usat BalangDiterbitkan 1 Agu 2026 - 07.04 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Hasan Nasbi Tegaskan Kritik Balik Pemerintah Ditujukan untuk Kelompok Londo Ireng
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi, Hasan Nasbi, memberikan penjelasan resmi mengenai sikap pemerintah yang dinilai berhak untuk memberikan kritik balik kepada para pengkritik. Dalam keterangannya, Hasan menegaskan secara lugas bahwa langkah pemerintah untuk merespons kritik tersebut sama sekali tidak ditujukan kepada masyarakat secara umum. Ia menyatakan bahwa sasaran dari kritik balik pemerintah secara khusus ditujukan kepada kelompok-kelompok kritis yang dikategorikan atau diduga sebagai londo ireng. Keterangan dan klarifikasi ini disampaikan secara langsung oleh Hasan Nasbi kepada para awak media saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada hari Jumat, 31 Juli 2026.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Penjelasan dari Hasan Nasbi ini berkaitan erat dengan pernyataannya mengenai konsep kebebasan berpendapat yang sebelumnya sempat viral di berbagai media. Dalam pernyataan yang beredar luas tersebut, Hasan memaparkan bahwa kebebasan berpendapat semestinya berlaku secara dua arah antara publik dan penyelenggara negara. Ia menyampaikan argumen bahwa apabila ada pihak yang diperbolehkan mengata-ngatai pemerintah, maka pemerintah juga memiliki hak yang sama untuk melayangkan kritik balik kepada pihak tersebut sebagai bentuk respons.

Sikap Hasan Nasbi tersebut sekaligus merupakan bentuk pembelaan terhadap ucapan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya secara terbuka menyinggung keberadaan kelompok londo ireng. Ucapan Presiden Prabowo mengenai istilah tersebut disampaikan saat beliau memberikan pidato dalam acara puncak Peringatan Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa. Acara peringatan hari lahir partai tersebut diselenggarakan di Jakarta Convention Center, Jakarta, pada hari Kamis, 23 Juli 2026.

Baca Juga

Cara Memantau Transparansi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis dan Ketahanan Pangan

Cara Memantau Transparansi Anggaran Program Makan Bergizi Gratis dan Ketahanan Pangan

Lebih rinci mengenai penggunaan istilah londo ireng, Hasan Nasbi menyebut bahwa frasa tersebut merujuk pada sebagian pihak yang dinilai memiliki kecenderungan lebih suka bersikap pesimistis dalam melihat kehidupan bangsa. Selain itu, kelompok yang dikategorikan sebagai londo ireng ini juga mencakup pihak-pihak yang memiliki profesi seolah-olah sejalan dengan kepentingan bersama. Istilah ini digunakan untuk mengidentifikasi kelompok yang bertindak seolah mendukung kepentingan publik namun sebenarnya dinilai memiliki pandangan pesimistis.

Sebelumnya, istilah londo ireng ini secara spesifik disebut oleh Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya untuk merujuk pada sejumlah kalangan tertentu. Kalangan yang secara langsung dimaksud oleh Presiden meliputi wartawan, pengamat, hingga lembaga swadaya masyarakat yang dinilai kerap mencari-cari kesalahan pemerintah. Menurut penilaian pemerintah, kelompok-kelompok tersebut tidak hanya berupaya mencari celah kesalahan, tetapi juga dianggap memiliki kecenderungan berpihak pada kepentingan asing.

Baca Juga

Presiden Prabowo Resmi Naikkan Tunjangan Kinerja Prajurit TNI

Presiden Prabowo Resmi Naikkan Tunjangan Kinerja Prajurit TNI

Terkait dengan polemik istilah tersebut, Hasan Nasbi memberikan penegasan bahwa pernyataan mengenai londo ireng pada dasarnya hanyalah sekadar peringatan bagi semua pihak. Tujuan utama dari peringatan tersebut adalah agar seluruh elemen masyarakat dapat bersatu dan mendorong persatuan daripada perpecahan. Hasan menegaskan bahwa pemerintah memiliki keinginan kuat untuk memperbanyak kekompakan dan bukan memperbanyak kegaduhan di tengah dinamika kehidupan berbangsa saat ini.

Sebagai bagian dari upaya menjaga kekompakan tersebut, pemerintah menegaskan haknya untuk memberikan klarifikasi maupun melayangkan kritik kepada pihak-pihak yang dinilai menyampaikan informasi yang tidak tepat. Hasan menekankan bahwa bangsa ini harus memperbanyak optimisme dan secara bersamaan mengurangi sikap pesimisme. Melalui peningkatan kepercayaan diri terhadap bangsa dan penghilangan rasa pesimistis, pemerintah meyakini bahwa langkah tersebut akan memungkinkan bangsa Indonesia untuk bisa maju dengan lebih cepat.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoIstana KepresidenanHasan NasbiLondo IrengPartai Kebangkitan Bangsa

Berita Terbaru Lainnya

Katalis Laporan Keuangan Kuartal II-2026 Terhadap Pergerakan Saham TambangUji Pengaruh China ke Iran, Negara Teluk Berharap pada Kekuatan Ekonomi BeijingAkreditasi Rumah Sakit Berbasis Keselamatan Pasien dan Hasil KlinisDetail Transfer Julian Brandt ke Ajax Amsterdam dari Borussia DortmundMenganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Mykhailo Mudryk Siap Kembali Perkuat Chelsea Usai Sanksi Doping DicabutProfil dan Pencapaian PT Importa Jaya Abadi di Industri Furnitur BesiCara Mengembangkan Ide Bisnis Berkelanjutan bagi Mahasiswa Melalui Program Greenovate

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap