Mengapa data manifes penumpang KMP Mutiara Sentosa II menjadi persoalan serius setelah insiden kebakaran kapal di perairan Madura? Pertanyaan mendasar ini mengemuka di tengah perhatian publik seiring ditemukannya ketidaksesuaian antara dokumen resmi pelayaran dan jumlah riil penumpang yang dievakuasi dari lokasi kejadian. PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP), selaku perusahaan pemilik sekaligus operator pelayaran kapal motor penumpang tersebut, secara terbuka telah mengakui bahwa terdapat lima penumpang anak yang tidak masuk dalam manifes pelayaran rute Surabaya menuju Makassar. Pengakuan dari pihak perusahaan ini sekaligus mengonfirmasi kecurigaan awal yang disampaikan oleh pihak kementerian mengenai adanya ketidakcocokan data manifes pascainsiden kebakaran hebat yang melanda kapal di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu, 2 Agustus.








