berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Fakta Manifes KMP Mutiara Sentosa II dan Pengakuan Pemilik Kapal Soal Penumpang Anak

Sri NugrohoDiterbitkan 5 Agu 2026 - 14.13 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Fakta Manifes KMP Mutiara Sentosa II dan Pengakuan Pemilik Kapal Soal Penumpang Anak
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Mengapa data manifes penumpang KMP Mutiara Sentosa II menjadi persoalan serius setelah insiden kebakaran kapal di perairan Madura? Pertanyaan mendasar ini mengemuka di tengah perhatian publik seiring ditemukannya ketidaksesuaian antara dokumen resmi pelayaran dan jumlah riil penumpang yang dievakuasi dari lokasi kejadian. PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP), selaku perusahaan pemilik sekaligus operator pelayaran kapal motor penumpang tersebut, secara terbuka telah mengakui bahwa terdapat lima penumpang anak yang tidak masuk dalam manifes pelayaran rute Surabaya menuju Makassar. Pengakuan dari pihak perusahaan ini sekaligus mengonfirmasi kecurigaan awal yang disampaikan oleh pihak kementerian mengenai adanya ketidakcocokan data manifes pascainsiden kebakaran hebat yang melanda kapal di perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Minggu, 2 Agustus.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Bagaimana kondisi kelima anak yang tidak terdaftar tersebut dan apa tanggapan otoritas perhubungan? Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa kelima anak yang berhasil teridentifikasi dan dievakuasi tersebut berada dalam kondisi selamat dan sehat. Kendati selamat, Menteri Perhubungan mengakui bahwa data manifes penumpang KM Mutiara Sentosa II diduga simpang siur atau tidak sesuai dengan kondisi faktual di lapangan. Hal tersebut terbukti dari ditemukannya lima anak penumpang yang dievakuasi oleh tim penyelamat namun nama mereka sama sekali tidak tercatat dalam manifes resmi. Menhub menegaskan prinsip utama keselamatan pelayaran bahwa mestinya setiap penumpang yang berada di dalam kapal semua harus tercatat secara akurat dalam dokumen manifes pelayaran.

Apa alasan pihak operator kapal mengenai tidak tercatatnya lima penumpang anak tersebut? Kepala Cabang PT ALP Surabaya, Ferdinan Pondang, memberikan penjelasan bahwa kelima anak tersebut tidak didaftarkan oleh pihak pembeli tiket atau orang tua mereka kepada petugas kapal saat proses pengurusan keberangkatan. Menurut keterangannya, ketiadaan nama anak-anak dalam daftar manifestasi murni disebabkan oleh faktor tidak dilaporkannya mereka oleh pihak keluarga saat pembelian tiket maupun sebelum naik ke atas kapal. Pihak operator menegaskan bahwa kelalaian pendaftaran ini menjadi penyebab utama mengapa nama kelima anak tersebut tidak muncul dalam data resmi penerbitan awal.

Baca Juga

Uji Materi Imunitas Aset Negara terhadap Eksekusi Putusan Pengadilan

Uji Materi Imunitas Aset Negara terhadap Eksekusi Putusan Pengadilan

Apakah kelalaian pencatatan ini menandakan jumlah penumpang melebihi kapasitas manifes kapal? Kepala Cabang PT ALP Surabaya, Ferdinan Pondang, membantah keras anggapan yang menyebutkan bahwa jumlah penumpang yang naik ke kapal melebihi jumlah yang tercatat dalam manifes pelayaran. Meskipun membantah isu kelebihan muatan, Ferdinan Pondang mengaku hingga saat ini belum bisa menunjukkan data jumlah pasti penumpang yang telah terdaftar dalam manifes KMP Mutiara Sentosa II saat melayari rute Surabaya-Makassar tersebut. Ia menjelaskan bahwa data penumpang saat ini masih dalam proses pencocokan dan konfirmasi ulang dengan kantor pusat perusahaan sebelum nantinya dapat dirilis secara resmi kepada publik dan media.

Berapa jumlah penumpang yang berhasil dievakuasi dari insiden kebakaran kapal tersebut dan berapa korban jiwa yang tercatat? Berdasarkan data terakhir yang dirilis oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) pada Selasa, 4 Agustus, sebanyak 238 orang yang berada di atas KMP Mutiara Sentosa II telah berhasil dievakuasi dari wilayah perairan utara Kabupaten Sumenep, Madura. Di antara ratusan penumpang yang berhasil dievakuasi tersebut, lima orang dinyatakan meninggal dunia. Data dari Basarnas ini mencakup seluruh penumpang dan awak yang berhasil diselamatkan maupun yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia oleh tim SAR gabungan selama masa penanganan darurat.

Baca Juga

Rencana Integrasi Dua JPO Viral di Jalan HR Rasuna Said

Rencana Integrasi Dua JPO Viral di Jalan HR Rasuna Said

Bagaimana penanganan dan status operasi pencarian korban KMP Mutiara Sentosa II saat ini? Setelah seluruh proses evakuasi dan pendataan di lapangan diselesaikan, Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii secara resmi menyatakan bahwa operasi pencarian dan penyelamatan korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa II di perairan utara Kabupaten Sumenep resmi ditutup. Penanganan pasca-insiden ini selanjutnya dialihkan dari status operasi darurat menjadi operasi rutin. Operasi kesiap-siagaan rutin tersebut kini dikendalikan penuh oleh Kepala Kantor SAR Surabaya untuk memantau perkembangan situasi lebih lanjut di wilayah perairan Jawa Timur.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian PerhubunganBasarnasKMP Mutiara Sentosa IIPT Atosim Lampung Pelayaran

Berita Terbaru Lainnya

Uji Materi Imunitas Aset Negara terhadap Eksekusi Putusan PengadilanMenghindari Jerat Hukum Saat Membuat Konten di Ruang PublikAntisipasi Industri Kripto Menghadapi Perkembangan Komputer KuantumPanduan Mencegah Penipuan Tiket Konser Melalui Integrasi Identitas DigitalRencana Integrasi Dua JPO Viral di Jalan HR Rasuna SaidMenakar Pemulihan PMI Manufaktur Indonesia dan Dampaknya bagi Pencari KerjaMenkeu Purbaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada Paruh Kedua 2026Sederet Gelar Adat Kehormatan Joko Widodo dari Berbagai Daerah di Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap