Capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada dua kuartal pertama tahun 2026 yang berhasil bertahan di atas 5,4 persen menjadi landasan kuat bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan yang lebih berani. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan rencana untuk mengerahkan seluruh instrumen kebijakan fiskal yang dimiliki pemerintah guna memacu pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai 6 persen pada paruh kedua tahun 2026. Keterangan tersebut disampaikan Purbaya di sela-sela gelaran pameran GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang berlangsung di ICE BSD City, Tangerang, pada Selasa (4/8). Pemanfaatan instrumen fiskal secara menyeluruh ini diharapkan mampu memberikan dorongan ekstra bagi laju perekonomian domestik.








