berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Kontroversi Komentar Tenaga Kesehatan terhadap Pasien Yurizal dan Pernyataan Permintaan Maaf

Ance RundenganDiterbitkan 5 Agu 2026 - 12.44 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kontroversi Komentar Tenaga Kesehatan terhadap Pasien Yurizal dan Pernyataan Permintaan Maaf
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Jagat media sosial belakangan ini diramaikan oleh sorotan tajam terhadap perilaku oknum tenaga kesehatan (nakes) yang dinilai tidak berempati. Kasus ini bermula dari keluhan seorang pasien Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) bernama Yurizal mengenai buruknya pelayanan di sebuah rumah sakit sebelum dirinya mengembuskan napas terakhir. Bukannya mendapat simpati atau penjelasan profesional, keluhan tersebut justru direspons dengan komentar kurang pantas oleh oknum nakes di media sosial. Setelah memicu kecaman luas dari publik, salah satu nakes yang terlibat, Widhiyarini Pangestika, akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas tindakan yang dilakukannya.

Apa yang sebenarnya dikeluhkan oleh almarhum Yurizal sebelum meninggal dunia?

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur

Sebelum berpulang, Yurizal sempat membagikan pengalaman pahitnya saat menjalani perawatan medis sebagai pasien BPJS. Melalui media sosial, ia menceritakan perjuangannya yang harus menunggu selama delapan jam di rumah sakit demi mendapatkan pelayanan. Curahan hati ini ia unggah untuk menggambarkan kendala yang dialami oleh pasien jaminan kesehatan sosial dalam mengakses fasilitas kesehatan yang memadai. Keluhan tersebut menarik perhatian banyak pengguna internet, namun sayangnya juga memancing reaksi negatif dari beberapa pihak, termasuk oknum yang bekerja di sektor kesehatan.

Bagaimana bentuk komentar tidak pantas yang ditulis oleh oknum nakes terhadap unggahan Yurizal?

Unggahan keluhan Yurizal mendapat respons yang dinilai sangat tidak sensitif dari beberapa akun media sosial milik tenaga kesehatan. Akun dengan nama pengguna @Widhiyarini menuliskan kalimat yang menyarankan tindakan ekstrem, yaitu menyuruh pasien memotong urat nadinya agar bisa lebih cepat mendapatkan kamar perawatan. Kalimat spesifik yang ditulisnya adalah, "Potong aja kak nadinya nanti juga cepat dapat ruangan." Selain itu, akun lain dengan nama pengguna @nandafadyla_ juga meninggalkan komentar bernada kasar dengan menuliskan kalimat singkat, "Bacot nih pasien." Respons-respons kasar ini memicu kemarahan publik karena dinilai sangat jauh dari nilai kemanusiaan yang seharusnya dipegang teguh oleh pekerja medis.

Baca Juga

Rencana Integrasi Dua JPO Viral di Jalan HR Rasuna Said

Rencana Integrasi Dua JPO Viral di Jalan HR Rasuna Said

Kapan Yurizal meninggal dunia dan bagaimana informasi ini pertama kali diketahui publik?

Informasi mengenai meninggalnya Yurizal pertama kali disampaikan oleh pihak keluarga. Sepupunya yang bernama Hilda Aprianti mengumumkan kabar duka tersebut melalui sebuah unggahan pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026. Dalam pernyataan tertulisnya, Hilda menjelaskan bahwa Yurizal telah meninggal dunia pada tanggal 31 Juli. Berita duka ini membuat komentar-komentar menghakimi yang sebelumnya ditujukan kepada almarhum di media sosial menjadi semakin disesalkan oleh kerabat dekat dan masyarakat luas.

Bagaimana reaksi dari kerabat atau teman dekat Yurizal mengenai komentar-komentar menghakimi tersebut?

Teman dekat Yurizal yang bernama Fadhilah Ayu Sukma Putri mengungkapkan rasa sedih yang mendalam atas situasi ini. Melalui akun Threads pribadinya dengan nama pengguna @dhilaskukk, Fadhilah menuliskan betapa menyakitkan baginya untuk membaca kembali unggahan almarhum, terlebih saat melihat banyaknya komentar menghakimi yang ditujukan kepada sahabatnya tersebut. Ungkapan kesedihan ini memperlihatkan dampak psikologis yang mendalam bagi orang-orang terdekat almarhum akibat ketidakpekaan netizen, khususnya mereka yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan.

Baca Juga

Menakar Pemulihan PMI Manufaktur Indonesia dan Dampaknya bagi Pencari Kerja

Menakar Pemulihan PMI Manufaktur Indonesia dan Dampaknya bagi Pencari Kerja

Apa isi permintaan maaf resmi yang disampaikan oleh Widhiyarini Pangestika?

Setelah menerima gelombang kritik yang masif dari masyarakat, Widhiyarini Pangestika akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Permintaan maaf tersebut diunggah melalui akun pribadi melalu media sosial Threads pada hari Rabu, 5 Agustus 2026. Dalam pernyataan tersebut, Widhiyarini mengakui secara terbuka bahwa komentar yang pernah ia tulis sangat tidak pantas untuk dilontarkan. Ia juga mengakui bahwa tindakannya tersebut sama sekali tidak mencerminkan etika, rasa empati, maupun profesionalisme yang seharusnya dijunjung tinggi oleh seorang tenaga kesehatan dalam menjalankan profesinya.

Apa dampak dari tindakan tersebut terhadap instansi tempat Widhiyarini bekerja?

Selain meminta maaf kepada keluarga almarhum dan masyarakat luas, Widhiyarini Pangestika juga menyampaikan permohonan maaf kepada instansi atau tempatnya bekerja saat ini. Tindakan tidak etis yang dilakukannya di media sosial diakui telah membawa dampak buruk yang signifikan. Ulahnya tersebut dinilai telah mencoreng citra institusi pelayanan kesehatan tempatnya bernaung serta mengikis tingkat kepercayaan masyarakat terhadap profesionalisme para tenaga medis secara umum. Hingga kini, detail mengenai langkah disipliner atau sanksi lanjutan dari pihak instansi terhadap yang bersangkutan belum dipublikasikan secara rinci.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Tenaga KesehatanEtika MedisWidhiyarini PangestikaYurizalPasien BPJS

Berita Terbaru Lainnya

Rencana Integrasi Dua JPO Viral di Jalan HR Rasuna SaidMenakar Pemulihan PMI Manufaktur Indonesia dan Dampaknya bagi Pencari KerjaMenkeu Purbaya Dorong Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada Paruh Kedua 2026Sederet Gelar Adat Kehormatan Joko Widodo dari Berbagai Daerah di IndonesiaTarget Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Mendekati 6 Persen di Paruh Kedua Tahun IniHarga Minyak Mentah Dunia Anjlok Usai Muncul Sinyal Damai AS dan IranStok Rudal Jarak Jauh AS Terkuras Akibat Perang Melawan IranKrisis Energi Kuba, Jaringan Listrik Nasional Kembali Kolaps

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap