Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyatakan bahwa keputusan mengenai perpanjangan kontrak pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong akan ditentukan setelah selesainya pergelaran Piala Asia U-23 2024 di Qatar. Kebijakan evaluasi ini menjadi landasan bagi federasi dalam menilai kinerja pelatih asal Korea Selatan tersebut, di mana kelanjutan masa baktinya dikaitkan secara langsung dengan pencapaian target pada kejuaraan tingkat Asia.
Sebelum melangkah ke turnamen kelompok usia muda, Shin Tae-yong berhasil menorehkan pencapaian penting bersama tim nasional senior pada ajang Piala Asia 2023. Di bawah asuhannya, Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan berhasil lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya sepanjang sejarah keikutsertaan Indonesia dari lima edisi yang telah diikuti. Pada fase gugur tersebut, Indonesia dijadwalkan bertemu Australia pada Minggu, 28 Januari, di Stadion Jassim bin Hamad, Doha, Qatar. Pertemuan tersebut memperbarui catatan kompetitif kedua tim, setelah sebelumnya Indonesia sempat menahan imbang Australia 0-0 pada tahun 2009 dan kalah 0-1 pada 2010. Namun, perjalanan Skuad Garuda di Piala Asia 2023 akhirnya terhenti usai dikalahkan oleh Australia.
Jadwal Semifinal BWF World Championship 2026 & Live Streaming untuk Nonton Wakil Indonesia

Tugas kepelatihan Shin Tae-yong di Indonesia mencakup tanggung jawab yang menyeluruh, karena ia tidak hanya menukangi tim nasional senior, tetapi juga menangani Timnas U-23 dan Timnas U-20. Sebagai syarat untuk mendapatkan perpanjangan kontrak, PSSI memberikan target kepada Shin Tae-yong untuk meloloskan Timnas U-23 ke babak 8 besar pada Piala Asia U-23 2024 yang diselenggarakan di Qatar dari 15 April hingga 3 Mei 2024. Ujian berat harus dihadapi di turnamen tersebut karena Indonesia berada di Grup A bersama Jordania, Australia, dan tim tuan rumah Qatar.
Perjalanan karier sang juru taktik kemudian berlanjut pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Persaingan ketat terjadi di Grup C, di mana setelah menyelesaikan enam pertandingan, Timnas Indonesia berada di posisi ketiga dengan mengumpulkan enam poin. Jumlah poin Indonesia sama dengan perolehan China, Bahrain, dan Arab Saudi yang masing-masing juga mengoleksi enam poin, sementara Australia menempati posisi kedua dengan tujuh poin dan Jepang memimpin klasemen dengan 16 poin. Di tengah persaingan kualifikasi tersebut, Shin Tae-yong diberhentikan dari posisinya sebagai pelatih Timnas Indonesia, menjadikannya pelatih keenam yang dipecat selama berlangsungnya putaran ketiga kualifikasi.
Kualifikasi Piala Dunia 2026 Timnas Indonesia vs Filipina, Peta Persaingan Grup F dan Jalur Kelolosan Garuda

Gelombang pergantian nakhoda tim nasional selama putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 juga dialami oleh berbagai negara peserta lainnya di Asia. Graham Arnold memilih mundur dari posisi pelatih tim nasional Australia setelah menderita kekalahan 0-1 dari Bahrain serta bermain imbang 0-0 melawan Indonesia, dan posisinya kemudian digantikan oleh Tony Popovic yang diangkat pada 23 September 2024. Popovic, yang lahir di Sydney pada 4 Juli 1973, memiliki pengalaman membawa Western Sydney Wanderers meraih gelar Liga Champions Asia pada 2014. Selain itu, Federasi Sepak Bola Arab Saudi (SAFF) memberhentikan Roberto Mancini pada 25 Oktober 2024 setelah mencatatkan 7 kemenangan, 5 seri, dan 6 kekalahan dari 18 laga, lalu mengontrak kembali Herv茅 Renard pada 26 Oktober 2024 hingga akhir 2025 dengan opsi perpanjangan. Federasi Sepak Bola Qatar (QFA) juga memecat Tintin Marquez usai kekalahan 0-5 dari Uni Emirat Arab dan menunjuk Luis Garcia yang kemudian gagal membawa tim lolos dari fase grup Piala Teluk dengan hasil dua kali imbang dan satu kekalahan, sementara Jaroslav Silhavy yang ditunjuk menangani Oman pada Februari 2024 menggantikan Branko Ivankovic melepaskan jabatannya setelah mengalami dua kekalahan beruntun.






