Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) terus mengambil langkah strategis guna memperkuat kualitas pelayanan publik kepada masyarakat luas. Upaya nyata tersebut diwujudkan melalui implementasi program Polantas KARIB. Program ini menjadi arah baru bagi pelayanan kepolisian lalu lintas yang dirancang agar lebih dekat dengan masyarakat. Pernyataan mengenai langkah inovatif ini disampaikan di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada hari Jumat. Melalui program baru tersebut, jajaran kepolisian lalu lintas berkomitmen untuk menghadirkan kualitas pelayanan yang jauh lebih prima, sekaligus berupaya mendekatkan diri dengan seluruh elemen masyarakat di wilayah hukum Polda Kalimantan Selatan.
Program Polantas KARIB ini pada dasarnya merupakan representasi langsung dari visi dan misi yang diusung oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Wibowo. Visi dan misi tersebut secara khusus menitikberatkan pada tiga pilar utama, yaitu penguatan pelayanan publik, pembangunan kemitraan yang erat dengan warga, serta peningkatan kehadiran polisi secara nyata di tengah-tengah kehidupan masyarakat sehari-hari. Dengan adanya penekanan pada ketiga pilar tersebut, program ini diharapkan mampu menjadi instrumen yang efektif dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian lalu lintas secara menyeluruh. Pendekatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Secara definisi leksikal, kata KARIB menggambarkan sebuah hubungan yang erat atau bersahabat antara aparat kepolisian dengan masyarakat umum. Namun lebih dari sekadar makna kedekatan, KARIB juga merupakan sebuah akronim yang merangkum lima nilai inti. Kelima nilai ini menjadi pedoman utama bagi seluruh personel lalu lintas dalam menjalankan tugas operasional sehari-hari. Akronim tersebut terdiri dari nilai Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif, dan Berintegritas. Melalui kelima nilai pedoman ini, setiap petugas polisi lalu lintas diharapkan dapat bertindak secara lebih profesional, berdedikasi tinggi, dan tetap mengedepankan sisi humanis saat berinteraksi dengan warga.
Fahd dan Fadia A Rafiq, Kakak Beradik yang Tersandung Kasus di KPK

Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan, Kombes Pol Fahri Siregar, menjelaskan bahwa salah satu wujud nyata dari implementasi program Polantas KARIB di lapangan adalah dengan meningkatkan kehadiran personel polisi lalu lintas di lingkungan pendidikan. Hal ini secara spesifik menyasar sekolah-sekolah dan kampus-kampus yang tersebar di berbagai wilayah. Kehadiran para petugas kepolisian di area pendidikan tersebut dirancang untuk membantu pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan, serta membantu menyeberangkan para pelajar dengan aman. Selain itu, petugas juga diwajibkan untuk memberikan edukasi dan sosialisasi secara langsung mengenai betapa pentingnya menjaga ketertiban dalam berlalu lintas bagi keselamatan bersama.
Lebih lanjut, konsep Polantas KARIB ini secara langsung mendorong aparat polisi lalu lintas untuk terus membangun kolaborasi yang kuat dengan berbagai pemangku kepentingan dan masyarakat luas. Kolaborasi erat ini dinilai sangat krusial agar berbagai persoalan lalu lintas yang kerap terjadi di jalan raya dapat diidentifikasi dan diselesaikan secara bersama-sama. Melalui pendekatan kolaboratif ini, penyelesaian masalah lalu lintas diharapkan dapat berjalan lebih komprehensif. Setiap personel kepolisian juga dituntut untuk selalu aktif hadir dalam memberikan pelayanan, merespons setiap permasalahan dengan cepat, memiliki kepekaan atau sifat intuitif terhadap kondisi riil di lapangan, serta senantiasa menjunjung tinggi integritas dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.
Polisi Cocokkan DNA Jasad Pria di Pulau Enggano dengan Jurnalis Hilang

Di samping memperkuat aspek hubungan interpersonal dan kehadiran fisik di lapangan, Ditlantas Polda Kalimantan Selatan juga tidak melupakan pentingnya pembaruan sistem. Pihak kepolisian terus mendorong langkah modernisasi melalui transformasi sistem digital yang terintegrasi pada berbagai lini pelayanan publik. Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang lalu lintas secara keseluruhan. Dengan adanya transformasi digital yang berkesinambungan ini, diharapkan pelayanan yang diberikan oleh jajaran Ditlantas Polda Kalimantan Selatan dapat berjalan dengan lebih cepat, transparan, dan efisien, sejalan dengan tuntutan perkembangan zaman serta kebutuhan masyarakat saat ini.






