Dinas Sosial (Dinsos) Kota Denpasar menyalurkan bantuan logistik darurat kepada 85 kepala keluarga (KK) yang terdampak kebakaran kawasan bedeng di Jalan Nakula, Pemecutan Kelod, Denpasar. Pendataan warga terdampak tersebut dihimpun langsung dari posko darurat di Musala Al-Ikhlas pada Rabu (2/9).
Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Kota Denpasar, I Gusti Ketut Sudiatmika, menyampaikan bahwa jumlah korban masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan yang terus bergulir. Di samping warga yang berada di posko, sejumlah keluarga memutuskan mengungsi mandiri ke rumah kerabat terdekat.
Untuk meringankan beban korban, Dinsos Denpasar telah membagikan paket perlengkapan keluarga (family kit) yang mencakup kebutuhan dasar rumah tangga, peralatan mandi, sarana istirahat, serta terpal. Gelombang bantuan berupa makanan, minuman, dan pakaian juga terus berdatangan dari para relawan dan berbagai pihak di posko Musala Al-Ikhlas.
Baku Tembak di Belanda, 34 Orang Ditangkap, Diduga soal Narkoba

Selain pasokan kebutuhan harian, Dinsos menyediakan pos layanan kesehatan dan pendampingan administrasi. Layanan ini disiapkan untuk membantu korban yang kehilangan surat-surat penting dengan memfasilitasi pembuatan surat tanda lapor kehilangan dari kepolisian.
Mayoritas korban tercatat mengontrak bangunan semipermanen milik perseorangan di lahan tersebut. Karena sebagian besar keluarga terdampak berasal dari luar Bali, Dinsos Denpasar berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Bali terkait rencana komunikasi dan opsi pemulangan warga ke keluarga mereka.
Freeport Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Di lokasi kejadian, armada pemadam kebakaran bersama mobil water cannon milik kepolisian dikerahkan untuk menyisir sisa-sisa bara api. Hingga pukul 14.00 WITA, kepulan asap tebal masih tampak membubung di antara puing-puing bedeng yang terbakar, meski titik api aktif telah berkurang signifikan.






