Peristiwa baku tembak bersenjata melanda sebuah permukiman di Overasselt, desa di Belanda yang berdekatan dengan perbatasan Jerman, pada Selasa (1/8/2026) dini hari. Insiden kekerasan ini menewaskan seorang petugas keamanan, melukai dua personel polisi, dan berujung pada penangkapan puluhan orang yang diduga terhubung dengan jaringan penyelundupan narkotika.
Peristiwa bermula sekitar pukul 04.00 waktu setempat ketika rombongan mencurigakan yang terdiri dari setidaknya 30 orang bersenjata api mendatangi sebuah rumah di Overasselt. Mayoritas anggota kelompok tersebut mengenakan penutup kepala dan topeng ski. Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang dipublikasikan media De Telegraaf memperlihatkan pergerakan puluhan orang bersenjata tersebut di jalanan sebelum akhirnya melarikan diri seusai kontak senjata.
Saat aparat kepolisian tiba di tempat kejadian perkara, baku tembak masih berlangsung dan petugas turut menjadi sasaran tembakan. Seorang petugas keamanan pria berusia 51 tahun tewas di lokasi kejadian, sementara dua anggota polisi mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Freeport Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

Wali Kota setempat, Joerie Minses, menyatakan bahwa insiden tersebut merupakan bentuk kekerasan ekstrem yang mengguncang warga sekitar. Dalam operasi penyisiran selama 13 jam, kepolisian berhasil menangkap total 34 orang di berbagai lokasi berbeda. Para tersangka berasal dari berbagai negara, meliputi warga negara Belanda, Belgia, Prancis, dan Aljazair.
Otoritas hukum setempat kini menjatuhkan dakwaan atas dugaan pembunuhan, percobaan pembunuhan, konspirasi kriminal, serta persiapan aksi penculikan terhadap para tersangka.
Dinsos Beri Bantuan ke 85 KK Korban Kebakaran Bedeng di Denpasar

Kaitan dengan Jaringan Narkoba dan Buron Kakap
Pihak berwenang menduga kuat penembakan ini dilatari oleh perselisihan bisnis narkotika. Media lokal seperti Het Parool melaporkan bahwa baku tembak tersebut merupakan buntut konflik terkait penyelundupan ratusan kilogram kokain yang melibatkan sindikat pimpinan Jos Leijdekkers alias Bolle Jos, salah satu buron kasus narkoba paling dicari di Belanda.
Kepala Kejaksaan setempat, Monique Vinkesteijn, mengonfirmasi bahwa para tersangka yang ditangkap terafiliasi dengan kelompok kejahatan transnasional. Vinkesteijn menambahkan bahwa rumah target di Overasselt berkaitan dengan konflik lama antarkelompok, meski rincian perselisihan tersebut masih didalami dalam proses penyelidikan yang berjalan.






