berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Ekonomi

Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik

Yolanda RumbayanDiterbitkan 27 Agu 2026 - 00.10 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Di Era Suku Bunga Tinggi, Ini Instrumen Investasi yang Menarik
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

JAKARTA — PT Bank CIMB Niaga Tbk memproyeksikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) masih berpotensi naik satu kali lagi pada tahun ini sebelum tren pengetatan moneter tersebut menyentuh puncaknya. Kondisi suku bunga yang tinggi serta fluktuasi nilai tukar rupiah menuntut penyesuaian strategi alokasi aset bagi para investor.

WM Business Development & Market Research Head CIMB Niaga, Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah, menyampaikan bahwa setelah potensi kenaikan tahun ini, suku bunga acuan diperkirakan tidak lagi mengalami lonjakan signifikan pada tahun berikutnya. Seiring dengan pergerakan suku bunga yang mendekati titik puncak, pasar surat berharga negara mulai menawarkan imbal hasil yang kian kompetitif.

Peluang Imbal Hasil di Pasar Obligasi

Pada kuartal II, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Indonesia tercatat berada di level 7,16%. CIMB Niaga memiliki proyeksi yang cukup konservatif, dengan perkiraan yield obligasi Indonesia dapat mencapai level 7,5% dengan memperhitungkan potensi kenaikan suku bunga lanjutan.

Baca Juga

Pengusaha Buka-bukaan Kondisi Berat Bisnis Galangan Kapal

Pengusaha Buka-bukaan Kondisi Berat Bisnis Galangan Kapal

Secara mekanisme pasar, terdapat hubungan terbalik antara yield dan harga obligasi. Saat imbal hasil meningkat, harga obligasi di pasar sekunder mengalami tekanan. Kondisi ini memberikan ruang bagi investor untuk mengunci imbal hasil tinggi, terutama pada surat utang negara.

Sebagai gambaran, instrumen obligasi pemerintah seri FR100 saat ini menawarkan yield to maturity di kisaran 7% hingga 7,1%. Sementara itu, obligasi negara dengan tenor sekitar lima tahun memiliki yield pada rentang 6,7% hingga 6,8%.

Diversifikasi Aset Valas Redam Volatilitas Rupiah

Selain faktor suku bunga, pergerakan nilai tukar rupiah diperkirakan masih menghadapi volatilitas yang dipicu oleh faktor eksternal, termasuk potensi arus modal keluar (capital outflow) dan ketidakpastian geopolitik global.

Baca Juga

BNI wondrX 2026 Dikunjungi 100 Ribu Orang, Transaksi Capai Rp2,73 T

BNI wondrX 2026 Dikunjungi 100 Ribu Orang, Transaksi Capai Rp2,73 T

Terkait proyeksi nilai tukar, konsensus Bloomberg memperkirakan kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di kisaran Rp17.800 per dolar AS. Di sisi lain, CIMB Niaga menetapkan proyeksi yang lebih konservatif di level Rp18.300 per dolar AS.

Guna memitigasi risiko nilai tukar tersebut, pemodal disarankan melakukan diversifikasi ke aset yang tidak berdenominasi rupiah. Beberapa instrumen yang dinilai prospektif untuk melindungi nilai portofolio di antaranya adalah reksa dana global syariah serta reksa dana pendapatan tetap berbasis dolar AS.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InvestasiObligasiBI Rate

Berita Terbaru Lainnya

Prabowo Naikkan Anggaran PPATK, Perkuat Kapasitas Intelijen KeuanganKarhutla di Berau Kaltim Diklaim Tak Ancam Habitat OrangutanIni Video TV Iran yang Ancam Bunuh Putra Trump Baron-Imbalan Rp 177 MPertamina Eco RunFest Bawa Inisiatif Keberlanjutan & Nol Jejak SampahKapal Induk Bawa 5.000 Tentara AS Merapat ke Tetangga RI, Ada Apa?Kiai Sepuh Serukan Muktamirin Jaga Marwah-Hindari Pertikaian di Muktamar NUWamenkum, 2.341 WNI di LN Dapat Penegasan Kewarganegaraan, Mayoritas di MalaysiaKick Off SMK Go Global, Menteri P2MI, Peserta Dibekali Kompetensi Internasional

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi · 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional · 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga · 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional · 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap