berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

Pengusaha Buka-bukaan Kondisi Berat Bisnis Galangan Kapal

Ance RundenganDiterbitkan 27 Agu 2026 - 00.29 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pengusaha Buka-bukaan Kondisi Berat Bisnis Galangan Kapal
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Pelaku usaha di sektor maritim membeberkan tekanan berat yang tengah dialami industri galangan kapal di dalam negeri. Minimnya pesanan pembuatan kapal baru serta maraknya arus masuk kapal impor membuat aktivitas produksi galangan kapal nasional terus menyusut.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Institusi Perkapalan dan Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO) Anita Puji Utami mengungkapkan bahwa sebagian besar galangan kapal saat ini harus berjuang bertahan di tengah keterbatasan order. Arus impor kapal bekas dari sejumlah negara, seperti Jepang dan China, dinilai masih sangat tinggi dan menekan pasar domestik.

Anita menjelaskan, sejumlah perusahaan galangan kapal kini hanya mengandalkan pekerjaan pemeliharaan ringan dan perawatan tahunan agar tetap beroperasi. Kondisi sepinya pesanan kapal baru ini berdampak langsung pada kelangsungan tenaga kerja.

Baca Juga

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Menurut Anita, kemunduran industri galangan telah memicu pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berlangsung sejak masa pandemi COVID-19 pada 2021. Selain karyawan tetap, tenaga kerja dari kalangan subkontraktor dalam jumlah besar juga terpaksa dirumahkan karena langkah tersebut menjadi opsi paling efektif bagi perusahaan untuk menekan biaya produksi dan operasional. Pihaknya pun berharap adanya keberpihakan dan dukungan yang lebih kuat dari pemerintah terhadap industri galangan kapal dan pelayaran nasional ke depan.

Alasan Pengusaha Lebih Memilih Impor Kapal Bekas

Dari sudut pandang pengguna kapal, Sekretaris Umum Dewan Pimpinan Pusat Indonesian National Shipowners Association (INSA) Darmansyah Tanamas mengakui bahwa pengusaha pelayaran nasional saat ini cenderung membeli kapal bekas dari luar negeri ketimbang memesan unit baru di galangan domestik.

Baca Juga

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

Darmansyah menyebutkan tiga faktor utama yang melatarbelakangi keputusan tersebut, yakni tingginya biaya pembangunan kapal baru, sulitnya akses pembiayaan permodalan dari sektor perbankan, serta durasi pengerjaan yang memakan waktu lama.

Pembangunan kapal baru di galangan dalam negeri umumnya memerlukan waktu minimal 12 bulan jika berjalan tanpa kendala atau keterlambatan. Di sisi lain, pelaku usaha pelayaran kerap menghadapi kebutuhan armada yang mendesak dan harus siap beroperasi dalam kurun waktu sekitar tiga bulan, sehingga impor kapal bekas menjadi pilihan yang dinilai lebih realistis bagi operasional bisnis mereka.

Sumber: Detik

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Galangan Kapal

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan KetentuannyaNasional 路 25 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap