Kabar gembira datang bagi para pencinta drama Mandarin di tanah air. Aktor asal Tiongkok, Cheng Lei, dijadwalkan bakal menggelar acara pertemuan dengan para penggemarnya di Jakarta pada 12 September 2026 mendatang. Pengumuman resmi ini dirilis oleh platform iQIYI, yang mengonfirmasi bahwa bintang papan atas tersebut akan menyapa publik Indonesia secara langsung di Gandaria City, Jakarta Selatan. Kehadiran aktor tampan ini tentu menjadi momen yang sangat dinantikan, mengingat ia kini menyandang status resmi sebagai iQIYI International Global Ambassador yang memiliki basis penggemar cukup besar di kawasan Asia Tenggara.
Agenda kunjungan ke Jakarta ini merupakan bagian dari rangkaian tur pertemuan penggemar regional yang dilakoni oleh sang aktor. Setelah menyelesaikan kegiatannya di Indonesia pada 12 September, Cheng Lei dijadwalkan langsung bertolak ke negara tetangga untuk melanjutkan turnya. Ia akan menyapa para penggemar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada keesokan harinya, tepatnya tanggal 13 September. Meski lokasi dan tanggal pelaksanaan di Jakarta sudah dipastikan di Gandaria City, informasi rinci mengenai harga tiket, tata cara pembelian, maupun jadwal detail acara per jamnya masih belum diumumkan secara terperinci oleh pihak penyelenggara. Para penggemar diharapkan memantau pembaruan informasi resmi untuk menghindari penipuan tiket.
Bagi sebagian pemirsa, sosok Cheng Lei mungkin juga sangat akrab dengan nama panggung lainnya, yaitu Ryan Cheng. Aktor berbakat yang memiliki nama asli Yang Huixiang ini terus menunjukkan kepopulerannya yang meroket di kancah internasional. Salah satu proyek layar kaca yang semakin melambungkan namanya adalah drama berjudul The First Jasmine. Sebelum rencana kedatangannya ke Indonesia ini diumumkan, Ryan Cheng sempat terlihat menghadiri sebuah kegiatan besar di Beijing, Tiongkok, pada tanggal 4 November 2023 silam, yang juga menyedot perhatian banyak media hiburan di Asia.
Tim 9 Kejagung Sita 38 Aset Senilai Rp846 Miliar Terkait Kasus Febrie Adriansyah

Di balik penampilannya yang selalu prima di depan kamera, pria pemilik nama asli Yang Huixiang ini ternyata menerapkan pola hidup sehat yang sangat disiplin. Cheng Lei diketahui sangat menjaga asupan nutrisi sehari-harinya dengan menghindari berbagai jenis makanan yang mengandung kalori dan lemak tinggi. Beberapa jenis makanan yang sebisa mungkin ia jauhi antara lain adalah mi instan, ayam goreng, aneka gorengan, serta makanan manis yang mengandung kadar gula berlebih. Komitmen menjaga bentuk tubuh dan kesehatan fisik ini menjadi kunci utama penampilannya yang selalu bugar di setiap kesempatan syuting drama yang melelahkan.
Disiplin pola makan Cheng Lei terlihat jelas dari menu makanan yang ia konsumsi saat berada di lokasi syuting. Ketika jam makan siang tiba, ia biasanya lebih memilih untuk menyantap semur daging sapi yang disajikan bersama nasi beras ungu sebagai sumber karbohidrat kompleks. Sementara itu, untuk menu makan malam, aktor ini cenderung memilih makanan yang jauh lebih ringan namun tetap padat nutrisi. Pilihan makan malamnya sering kali jatuh pada kombinasi ikan salmon, brokoli, kale, serta telur rebus yang kaya akan protein dan serat serta rendah lemak.
Jaga Ketahanan Pangan, Luthfi Perketat Perlindungan Sawah di Jateng

Tidak hanya menjaga pola makan utama, Cheng Lei juga sangat memperhatikan asupan energi sebelum dan sesudah melakukan aktivitas fisik. Jika jadwalnya yang padat membuatnya tidak sempat makan berat sebelum berolahraga, ia mengandalkan buah-buahan segar seperti pisang atau apel untuk mendapatkan pasokan energi instan secara cepat. Setelah menyelesaikan sesi latihan beban di pusat kebugaran, ia rutin mengonsumsi protein bar guna membantu proses pemulihan otot-ototnya. Selain itu, guna mengimbangi rutinitas syuting yang sangat padat dan melelahkan, ia juga teratur mengonsumsi multivitamin setelah makan agar kebutuhan nutrisi mikro tubuhnya tetap terpenuhi dengan baik.
Selain dikenal karena kedisiplinannya dalam menjaga kebugaran fisik, Cheng Lei juga memiliki sisi intelektual yang cukup menonjol di kalangan aktor seangkatannya. Ketika sedang menunggu giliran untuk melakukan pengambilan gambar di lokasi syuting, ia lebih memilih untuk memanfaatkan waktu luangnya dengan membaca buku daripada menghabiskan waktu bermain telepon genggam. Kebiasaan membaca ini mencerminkan minatnya yang mendalam pada karya sastra berbobot. Beberapa judul buku klasik yang pernah ia rekomendasikan secara terbuka kepada publik di antaranya adalah A Midsummer Night's Dream karya William Shakespeare, novel epik War and Peace karya Leo Tolstoy, hingga buku filsafat yang mendalam seperti The Birth of Tragedy karya filsuf ternama Friedrich Nietzsche.






