berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Nasional

Cara Satpol PP Bertransformasi Menjadi Aparat Humanis yang Dicintai Masyarakat

Bambang SetiawanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 23.00 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Satpol PP Bertransformasi Menjadi Aparat Humanis yang Dicintai Masyarakat
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kini didorong untuk mengubah citranya di mata publik. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) meminta agar aparat Satpol PP bertransformasi menjadi wajah terdepan dari pelayanan publik yang humanis. Langkah ini dilakukan dengan memperkuat pendekatan yang mengedepankan empati serta pelayanan langsung kepada warga. Dengan demikian, Satpol PP diharapkan tidak lagi dipandang semata-mata sebagai aparat penegak aturan yang kaku, melainkan sebagai sosok pelayan yang dicintai oleh masyarakat luas. Transformasi ini menjadi kebutuhan penting seiring dengan dinamika pelayanan pemerintahan yang menuntut kedekatan dengan warga.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Untuk mewujudkan transformasi tersebut, terdapat beberapa pedoman dan langkah nyata yang perlu diterapkan oleh setiap anggota dan pimpinan Satpol PP di lapangan. Panduan ini merangkum arahan penting yang disampaikan secara langsung dalam acara Bimbingan Teknis Training of Trainers (ToT) bagi anggota Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat. Kegiatan pembekalan tersebut diselenggarakan di Pusdiklat PT. JISS, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Cheka Virgowansyah, Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan BNPP Mayjen TNI Edi Nurhabad, Executive Advisor PT. JISS Ari Yusuf Amir, serta Direktur Utama PT. JISS Brigjen TNI (Purn.) M. Gultan.

Langkah pertama untuk menjadi aparat yang dicintai adalah dengan memperluas orientasi tugas di lapangan. Anggota Satpol PP diimbau agar perannya tidak dipersepsikan sebatas pada penegakan Peraturan Daerah semata. Sebaliknya, mereka harus mulai aktif terlibat dan hadir melalui berbagai aksi sosial yang menyentuh kebutuhan sehari-hari warga. Contoh tindakan nyata yang didorong adalah membantu anak-anak menyeberang jalan dengan aman atau mendukung kelancaran penyaluran bantuan kemanusiaan di berbagai wilayah. Kehadiran fisik yang membantu dalam aksi sosial ini akan memperkuat kedekatan aparat dengan warga secara langsung.

Baca Juga

Rincian Kenaikan Tunjangan Kinerja TNI dan Pegawai Kementerian Pertahanan

Rincian Kenaikan Tunjangan Kinerja TNI dan Pegawai Kementerian Pertahanan

Langkah kedua adalah menyadari dan menjaga kualitas interaksi sehari-hari dengan masyarakat. Menurut Sekretaris Jenderal Kemendagri Tomsi Tohir, kualitas interaksi antara petugas Satpol PP dan warga akan langsung membentuk persepsi publik terhadap kinerja pemerintah secara keseluruhan. Beliau mengibaratkan hal ini dengan sebuah toko, di mana jika pajangannya bagus, orang akan melihat toko itu bagus, tetapi jika pajangannya jelek, masyarakat akan langsung melabeli toko tersebut jelek. Oleh karena itu, pendekatan yang mengedepankan empati dan komunikasi yang santun harus selalu dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Langkah ketiga adalah menyamakan standar kompetensi dan persepsi pelayanan di tengah keberagaman latar belakang anggota. Saat ini, personel Satpol PP di berbagai daerah memiliki latar belakang kepegawaian yang sangat beragam, mulai dari tenaga honorer, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui pelatihan terstruktur seperti Training of Trainers, perbedaan latar belakang ini disatukan. Pelatihan ini sangat diperlukan untuk memperkuat pemahaman terhadap prosedur operasional serta membangun budaya pelayanan yang profesional dan berempati.

Baca Juga

Pembesaran Volume Dua Kubah Lava Gunung Merapi dan Status Aktivitas Terkini

Pembesaran Volume Dua Kubah Lava Gunung Merapi dan Status Aktivitas Terkini

Langkah keempat adalah menghadirkan inovasi pelayanan dan keteladanan dari para pimpinan. Aparat di lapangan dituntut untuk mulai berkreasi dan memiliki ide-ide baru guna mengembangkan pekerjaan mereka agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Selain itu, para pimpinan Satpol PP di daerah diajak untuk menjadi teladan utama dalam mendorong perubahan budaya organisasi ini. Komitmen pimpinan sangat menentukan keberhasilan upaya menjadikan Satpol PP sebagai satuan yang benar-benar dicintai oleh masyarakat.

Dengan menerapkan langkah-langkah transformasi ini secara konsisten, Satpol PP dapat secara bertahap mengikis stigma negatif dan menggantinya dengan citra sebagai pelindung serta pelayan masyarakat yang humanis. Upaya kolaboratif dari tingkat pusat hingga daerah melalui pelatihan berkelanjutan diharapkan mampu mencetak aparat yang tidak hanya berwibawa dalam menegakkan aturan, tetapi juga selalu siap hadir sebagai penolong yang penuh empati di tengah-tengah masyarakat.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pelayanan PublikKemendagriSatpol PPTomsi TohirHumanis

Berita Terbaru Lainnya

Rencana Tambahan Anggaran Transfer ke Daerah untuk Ratusan PemdaCara Kadin Menyikapi Dampak Geopolitik Usai Pertemuan dengan Presiden PrabowoRincian Kenaikan Tunjangan Kinerja TNI dan Pegawai Kementerian PertahananPembesaran Volume Dua Kubah Lava Gunung Merapi dan Status Aktivitas TerkiniTransisi Energi Terbarukan sebagai Solusi Pengembangan Akuakultur Ramah LingkunganEtika Birokrasi dan Keamanan Publik, Mengapa Sayembara Begal Dedi Mulyadi Dinilai Tidak EtisTanggapan KPK atas Vonis Dua Tahun Penjara Gubernur Riau Nonaktif Abdul WahidMenyikapi dan Memantau Keamanan Pasca-Aksi Massa Pesilat di Surabaya

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap