berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Cara Otoritas Bandara Mendeteksi Penyelundupan Narkoba dan Modus Urine Cadangan

Sri NugrohoDiterbitkan 4 Agu 2026 - 03.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Otoritas Bandara Mendeteksi Penyelundupan Narkoba dan Modus Urine Cadangan
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Penyelundupan narkotika melalui jalur penerbangan terus berkembang dengan menggunakan berbagai modus operandi baru yang dirancang untuk menghindari deteksi petugas keamanan. Salah satu kasus yang dapat menjadi pelajaran penting adalah penangkapan seorang pilot dari maskapai penerbangan Malaysia Airlines yang bernama Mohd Saufi bin Othman. Pria berusia 39 tahun tersebut diduga kuat bertindak sebagai kurir narkotika jenis sabu dan ekstasi. Selain membawa barang terlarang, tersangka juga kedapatan membawa sebuah botol berisi urine cadangan yang sengaja disiapkan untuk mengelabui tes narkoba. Berkaca dari kasus ini, terdapat serangkaian cara atau langkah operasional yang diterapkan oleh otoritas bandara di Indonesia dalam mendeteksi dan menggagalkan upaya penyelundupan narkoba

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur
yang menggunakan modus manipulasi tes kesehatan.

Langkah pertama yang krusial dalam pencegahan ini adalah pelaksanaan pengawasan ketat melalui pemindaian bagasi menggunakan mesin X-ray di area kedatangan penumpang. Dalam insiden penangkapan pilot tersebut, petugas Bea Cukai yang berjaga di Terminal 3 Kedatangan Internasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencurigai sebuah koper saat melewati proses pemindaian. Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa, 28 Juli, sekitar pukul 23.30 WIB. Setelah koper yang mencurigakan tersebut diambil oleh pemiliknya, petugas langsung melakukan pemeriksaan lanjutan secara mendalam. Dari hasil pemeriksaan barang bawaan itu, petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 14 bungkus besar dan satu bungkus paket kecil narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam koper.

Langkah kedua adalah kewaspadaan petugas dalam mengidentifikasi barang-barang bawaan yang berpotensi digunakan untuk memanipulasi prosedur pemeriksaan keamanan atau kesehatan. Saat memeriksa barang-barang milik pilot maskapai asing tersebut, petugas menemukan sebuah botol kecil yang berisi cairan berupa urine. Berdasarkan keterangan dari Humas Bea Cukai Soekarno-Hatta, Satria Yudhatama, botol tersebut diduga kuat dipersiapkan oleh tersangka sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu dilakukan pemeriksaan narkoba secara mendadak. Tersangka mengakui bahwa botol itu berisi urine bersih yang dikumpulkan sebelum dirinya mengonsumsi narkotika. Cairan tersebut rencananya akan digunakan jika ada tes urine mendadak yang diinstruksikan oleh pihak maskapai maupun otoritas penerbangan.

Baca Juga

Evakuasi dan Penyelamatan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Madura

Evakuasi dan Penyelamatan Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di Perairan Madura

Langkah ketiga melibatkan pelaksanaan tes urine secara langsung dan diawasi dengan ketat untuk mencegah pelaku menggunakan alat manipulasi yang telah disiapkan. Ketika petugas keamanan bandara memutuskan untuk melakukan tes urine terhadap Mohd Saufi bin Othman, botol berisi urine cadangan tersebut belum sempat digunakan oleh tersangka. Petugas memastikan bahwa sampel urine diambil secara langsung dari tubuh tersangka pada saat pemeriksaan berlangsung. Hasil tes urine yang dilakukan oleh petugas menunjukkan bahwa tersangka terbukti positif mengonsumsi tiga jenis narkotika sekaligus, yaitu sabu, ineks atau ekstasi, serta kokain. Kepala Bea Cukai Soekarno-Hatta, Hengky Tomuan Parlindungan Aritonang, menegaskan bahwa hasil tersebut mengindikasikan sang pilot sedang dalam pengaruh narkoba pada saat menjalankan tugas menerbangkan pesawat.

Langkah keempat adalah melakukan interogasi awal yang mendalam guna mengungkap motif, peran tersangka, serta imbalan yang dijanjikan oleh jaringan penyelundup. Setelah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka, Mohd Saufi bin Othman mengaku bahwa dirinya diperintahkan oleh seseorang untuk membawa paket sabu tersebut ke wilayah Jakarta. Sebagai imbalan atas perannya menjadi kurir narkoba antarnegara, pilot tersebut dijanjikan bayaran sebesar RM50.000. Pengakuan mengenai nilai imbalan dan perintah dari pihak lain ini menjadi informasi penting bagi aparat penegak hukum untuk memetakan serta membongkar jaringan pengedar narkoba internasional yang memanfaatkan kru transportasi udara.

Baca Juga

Penyerangan Warga dengan Pedang di Kiaracondong Bandung, Kronologi, Motif, dan Proses Hukum

Penyerangan Warga dengan Pedang di Kiaracondong Bandung, Kronologi, Motif, dan Proses Hukum

Langkah kelima adalah melakukan koordinasi lintas instansi penegak hukum dan mendorong peninjauan internal oleh pihak maskapai terkait. Temuan dari pihak Bea Cukai Soekarno-Hatta ini kemudian dilaporkan dan ditangani lebih lanjut bersama Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, yang dipimpin oleh Brigjen Eko Hadi Santoso. Menanggapi kasus yang melibatkan salah satu pegawainya, pihak Malaysia Airlines menyatakan sikap yang kooperatif. Maskapai tersebut menegaskan bahwa mereka sangat menghormati proses hukum yang sedang berlangsung di Indonesia dan bersedia bekerja sama penuh terhadap penyelidikan yang dilakukan oleh otoritas setempat. Selain itu, Malaysia Airlines juga langsung menjalankan proses peninjauan internal untuk mengevaluasi masalah ini agar tidak terulang di masa depan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Penyelundupan NarkobaMalaysia AirlinesBea Cukai Soekarno-Hattamodus urine cadangantes narkoba

Berita Terbaru Lainnya

Pemulihan Pasokan Listrik Gardu Induk Gandul ke Cirendeu Usai Pemadaman Senin PagiProyeksi Inflasi Juli 2026 dan Rilis Data Ekonomi BPSCara Menghitung Pajak dan Transaksi Emas Antam Saat Harga NaikDampak Pembatalan Serangan Amerika Serikat ke Iran terhadap Potensi Penguatan RupiahDolar AS Melemah ke Level Rp 17.980Syarat Ekspor Mineral Mengandung Logam Tanah Jarang PascapenundaanAturan dan Ketentuan Ekspor Logam Tanah Jarang Serta Mineral IkutanMemantau Pergerakan IHSG dan Nilai Tukar Rupiah pada Awal Pekan Perdagangan

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak Salat

Kriminal

Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak Salat

3 Agu 2026

Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026

Ekonomi

Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026

3 Agu 2026

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

Nasional

Jadwal, Akses, dan Pengamanan Acara Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Kasus Nenek di Cakung Dirampok dan Dilakban Tetangga Saat Hendak SalatKriminal 路 3 Agu 2026
  5. 5Promo Harga Spesial Home Charging HCS Ultima dari PLN di GIIAS 2026Ekonomi 路 3 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap