berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

Cara Memulihkan Bisnis Pariwisata Indonesia Pasca-Pandemi

Slamet PrabowoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 13.51 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Memulihkan Bisnis Pariwisata Indonesia Pasca-Pandemi
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Sektor pariwisata memegang peranan krusial dalam menggerakkan roda perekonomian di Indonesia. Industri ini menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi melalui penciptaan lapangan kerja baru. Lebih dari itu, pariwisata juga berperan penting dalam menghidupkan bisnis usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM, serta mendorong sektor perdagangan. Geliat pariwisata secara langsung memberikan dampak positif pada jasa restoran, perhotelan, transportasi, hingga industri kreatif di berbagai daerah di Indonesia. Meski memiliki potensi besar, industri pariwisata di Indonesia saat ini masih menghadapi tantangan berat dalam proses pemulihan pasca-pandemi Covid-19. Tantangan pemulihan pariwisata ini menjadi perhatian penting agar sektor ini dapat kembali menjadi sumber utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Berdasarkan data dari OECD, industri pariwisata Indonesia saat ini tercatat masih mengalami penurunan sebesar 4 persen jika dibandingkan dengan masa sebelum pandemi. Walaupun masih di bawah level prapandemi, tanda-tanda kebangkitan mulai terlihat dari angka kunjungan wisatawan. Per Mei 2026, tercatat kunjungan wisata ke Indonesia mencapai 1,38 juta pengunjung. Sementara itu, total kunjungan wisatawan sepanjang Semester I-2026 telah menyentuh angka 6 juta kunjungan. Kualitas kunjungan saat ini pun menunjukkan perbedaan dari masa sebelumnya. Untuk mengoptimalkan momentum ini dan memulihkan bisnis pariwisata sepenuhnya, diperlukan langkah-langkah strategis yang dapat diterapkan oleh berbagai pihak terkait di Indonesia.

Langkah pertama yang dapat dilakukan untuk memulihkan pariwisata Indonesia adalah dengan menyederhanakan sistem dan informasi pariwisata. Dalam hal ini, Indonesia bisa mencontek strategi pengembangan pariwisata dari negara Jepang. Jepang terbukti mampu menarik kunjungan turis secara masif dengan cara mempermudah sistem dan akses informasi pariwisata bagi para pelancong. Dengan sistem yang tidak rumit dan informasi yang mudah diakses, calon wisatawan akan merasa lebih tertarik dan dimudahkan saat merencanakan perjalanan mereka. Strategi kemudahan sistem ini dibahas secara mendalam oleh Commodity Expert CNBC Indonesia Research, Emmanuela Bungasmara Ega Tirta, dalam sebuah ulasan bersama Shania Alatas. Ulasan mengenai tantangan pemulihan pariwisata RI ini disiarkan dalam program Squawk Box di CNBC Indonesia pada hari Rabu, 29/07/2026.

Baca Juga

Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli

Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di Juli

Langkah kedua adalah menyesuaikan pendekatan pelayanan dan promosi berdasarkan karakteristik kunjungan wisatawan dari negara tertentu. Saat ini, arus kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia banyak didorong oleh turis yang berasal dari Yaman dan Rusia. Di sisi lain, terdapat karakteristik berbeda dari wisatawan asal negara tetangga, di mana turis Malaysia dan Singapura berkunjung untuk waktu yang singkat. Memahami perbedaan durasi dan kualitas kunjungan ini sangat penting. Pelaku industri pariwisata dapat menyusun layanan yang tepat sasaran, misalnya memberikan fasilitas yang mendukung kunjungan singkat bagi turis Malaysia dan Singapura, sekaligus memastikan kenyamanan maksimal bagi turis dari Yaman dan Rusia yang saat ini menjadi pendorong utama angka kunjungan.

Langkah ketiga adalah memperkuat sinergi di seluruh ekosistem pendukung pariwisata. Karena pariwisata menggerakkan bisnis UMKM, perdagangan, jasa restoran, perhotelan, transportasi, dan industri kreatif, pemulihan sektor ini tidak bisa dilakukan secara berdiri sendiri. Setiap elemen dalam ekosistem ini harus dipersiapkan untuk menyambut kembalinya angka kunjungan wisatawan. Ketika sistem dan informasi pariwisata sudah dipermudah seperti strategi dari Jepang, kesiapan sektor transportasi untuk mobilitas turis dan sektor perhotelan untuk akomodasi harus dipastikan berjalan optimal. Sinergi yang baik antar sektor ini akan menciptakan pengalaman wisata yang berkesan, yang pada akhirnya dapat membantu memulihkan industri pariwisata Indonesia agar terlepas dari bayang-bayang penurunan 4 persen pasca-pandemi Covid-19.

Baca Juga

IHSG Merosot 0,75 Persen ke Level 6.485 Pagi Ini

IHSG Merosot 0,75 Persen ke Level 6.485 Pagi Ini

Memulihkan bisnis pariwisata memang membutuhkan waktu dan upaya yang terintegrasi dari berbagai pihak. Tantangan pemulihan pasca-pandemi Covid-19 harus dijawab dengan strategi yang terukur, mulai dari meniru kemudahan sistem pariwisata dari negara lain hingga memahami perilaku turis dari Yaman, Rusia, Malaysia, dan Singapura. Melalui langkah-langkah adaptasi dan penyederhanaan informasi tersebut, diharapkan pariwisata Indonesia dapat segera bangkit. Pemulihan yang sukses tidak hanya akan mengembalikan angka kunjungan ke level prapandemi, tetapi juga akan kembali menguatkan peran pariwisata sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan penggerak roda bisnis UMKM di seluruh Indonesia.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Ekonomi IndonesiaPariwisataJepangpemulihan pariwisatakunjungan turis

Berita Terbaru Lainnya

Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di JuliFahd dan Fadia A Rafiq, Kakak Beradik yang Tersandung Kasus di KPKPolisi Cocokkan DNA Jasad Pria di Pulau Enggano dengan Jurnalis HilangJejak Kasus Fahd A Rafiq, Politikus Golkar yang Kena OTT KPKKarangan Bunga Penuhi Kemenkeu, Sambut Menkeu Baru Suahasil NazaraSalam Perpisahan Purbaya, Terima Kasih Kerja Sama Setahun Terakhir IniInfluencer Malaysia Aisar Khaled Dilaporkan ke Polisi Dugaan PenipuanPencarian Kapal Jurnalis Hilang Kontak Dilakukan hingga ke Bengkulu

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap