berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita LokalBisnisMarketEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiPolitik & HukumBerita NasionalHiburanPerjalanan & WisataCuacaSepak BolaPolitikTravelPopuler
Beranda/Ekonomi

Cara Kadin Menyikapi Dampak Geopolitik Usai Pertemuan dengan Presiden Prabowo

Marthen TandirerungDiterbitkan 1 Agu 2026 - 00.52 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Kadin Menyikapi Dampak Geopolitik Usai Pertemuan dengan Presiden Prabowo
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Pertemuan tingkat tinggi antara pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) se-Indonesia dengan Presiden Prabowo Subianto baru saja berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada hari Jumat (31/7). Pertemuan penting ini menjadi momentum bagi dunia usaha untuk menyelaraskan langkah dengan pemerintah. Presiden Prabowo secara langsung mengundang pengurus Kadin ke Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat siang. Rombongan pengusaha ini dipimpin oleh Ketua Umum Kadin, Anindya Bakrie. Selain itu, sejumlah elite Kadin lainnya juga terlihat hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya adalah Erwin Aksa, Taufan Eko Nugroho, hingga Andi Yuslim Patawari. Kehadiran para tokoh pengusaha ini menandakan adanya upaya bersama untuk mencari solusi atas berbagai tantangan ekonomi yang sedang dihadapi oleh negara pada saat ini.

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaSosialKesejahteraan SosialEkonomiEkonomi & BisnisNasionalDuniaMetroInternasionalOtomotifKeuanganKulinerEnergiKriminalGeneral NewsEkonomi & EnergiKesehatanPariwisataGaya HidupSains & TeknologiBerita UmumBerita UtamaBerita Lokal

Langkah pertama yang dilakukan oleh Kadin dalam merespons dinamika global saat ini adalah dengan mendiskusikan secara mendalam mengenai kondisi geopolitik dan geoekonomi. Dalam keterangannya, Anindya Bakrie mengatakan bahwa pertemuan antara Presiden Prabowo dan para pengusaha secara khusus membahas kedua topik krusial tersebut. Pembahasan ini menjadi sangat relevan mengingat situasi dunia yang sedang tidak menentu. Anindya Bakrie secara gamblang menyatakan bahwa dampak dari peperangan yang terjadi di berbagai belahan dunia saat ini sudah cukup terasa imbasnya. Ia menyoroti bahwa salah satu sektor yang paling terpengaruh dan berefek langsung bagi dunia usaha di Indonesia adalah terganggunya rantai pasok. Oleh karena itu, pemahaman yang komprehensif mengenai isu geopolitik ini menjadi dasar bagi Kadin untuk menentukan arah kebijakan organisasi ke depan.

Baca Juga

Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan Aset Maybank Indonesia pada Semester I 2026

Kinerja Keuangan dan Pertumbuhan Aset Maybank Indonesia pada Semester I 2026

Langkah kedua dari Kadin adalah memantapkan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadapi gejolak geoekonomi. Anindya Bakrie menekankan dengan tegas bahwa Kadin merupakan mitra strategis pemerintah yang siap mendukung berbagai program negara. Kekompakan dan kesiapan Kadin ini juga tercermin dari kehadiran fisik para pengurusnya di Istana Kepresidenan Jakarta. Berdasarkan pantauan di lokasi, para pengurus Kadin mulai berdatangan ke Istana menjelang pukul 14.00 WIB. Mereka menunjukkan kesatuan identitas dengan tampil kompak mengenakan kemeja putih yang dilengkapi dengan logo Kadin di bagian dada. Penampilan yang seragam ini tidak hanya sekadar simbol, tetapi juga merepresentasikan keselarasan visi antara para pelaku usaha dan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan eksternal.

Langkah ketiga yang akan diimplementasikan oleh Kadin adalah rencana strategis untuk meningkatkan intensitas komunikasi di berbagai tingkatan. Menyadari besarnya tantangan yang ditimbulkan oleh gangguan rantai pasok akibat peperangan, Anindya Bakrie memaparkan bahwa ke depannya, Kadin akan terus meningkatkan komunikasinya dengan pemerintah. Peningkatan komunikasi ini tidak hanya terbatas pada pemerintah pusat, tetapi juga akan menyentuh struktur organisasi di daerah. Kadin berencana untuk memperkuat jalinan komunikasi kepada teman-teman pengurus di Kadin Provinsi seluruh Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap informasi, arahan, maupun kebijakan mitigasi risiko ekonomi dapat tersalurkan dengan baik dari pusat hingga ke daerah, sehingga tidak ada kesenjangan pemahaman di antara para pelaku usaha.

Baca Juga

Rencana Tambahan Anggaran Transfer ke Daerah untuk Ratusan Pemda

Rencana Tambahan Anggaran Transfer ke Daerah untuk Ratusan Pemda

Langkah keempat, sekaligus langkah penutup yang sangat krusial, adalah memperluas kolaborasi dengan mengikutsertakan berbagai asosiasi dan himpunan pengusaha. Dalam pertemuan di Istana Negara tersebut, Anindya Bakrie menyebutkan bahwa turut hadir juga sekitar 30 asosiasi dan himpunan pengusaha. Keterlibatan puluhan asosiasi ini merupakan bagian dari strategi Kadin untuk menyerap aspirasi secara lebih luas dan akurat. Anindya Bakrie menyampaikan bahwa komunikasi yang intensif dengan asosiasi dan himpunan sangat diperlukan karena mereka adalah pihak-pihak yang lebih mengerti mengenai keadaan riil di lapangan. Melalui sinergi yang kuat antara Kadin, pemerintah, pengurus provinsi, serta puluhan asosiasi pengusaha, diharapkan rumusan langkah mitigasi terhadap dampak geopolitik dan geoekonomi dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

geopolitikPrabowo SubiantoKadinAnindya BakrieRantai Pasok

Berita Terbaru Lainnya

Fakta dan Penyelidikan Kasus Pembacokan Pelajar di Palmerah serta Insiden LainnyaCiri-Ciri Pinjaman Daring Mencurigakan dan Modus Penipuan yang Perlu DiwaspadaiCara Membangun Ekosistem Energi Bersih Lewat Pengolahan Sampah di Jawa BaratPembenahan Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis oleh Badan Gizi NasionalPanduan Melaporkan Kasus Pengeroyokan ke Pihak Berwajib bagi Korban dan KeluargaProfil Lima Penerima Hoegeng Awards 2026 dan Proses SeleksinyaMemperoleh KPR Aman dengan Proteksi Asuransi Jiwa Kredit di Danantara Housing Expo 2026Potensi dan Peta Jalan Pengembangan Industri Game di Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

Internasional

Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri Ditangkap

30 Jul 2026

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

Ekonomi

Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&B

30 Jul 2026

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

Hukum

Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak Sah

31 Jul 2026

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

Ekonomi

Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026

30 Jul 2026

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

Pariwisata

Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata Antarnegara

30 Jul 2026

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

Ekonomi

Memahami Kinerja Keuangan dan Langkah Investasi CDIA pada Semester I 2026

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Skandal Korupsi Ekspor Durian Vietnam, Wakil Menteri DitangkapInternasional 路 30 Jul 2026
  2. 2Digitalisasi Administrasi Back Office untuk Mendukung Ekspansi Bisnis Ritel dan F&BEkonomi 路 30 Jul 2026
  3. 3Gugatan Ganti Rugi Rp206 Juta Roy Suryo atas Penahanan Tidak SahHukum 路 31 Jul 2026
  4. 4Pertumbuhan Investasi Kota Batam pada Semester I 2026Ekonomi 路 30 Jul 2026
  5. 5Transportasi Publik Kini Jadi Kanal Strategis Promosi Pariwisata AntarnegaraPariwisata 路 30 Jul 2026
Bisnis
Market
Edukasi
Olahraga
Lingkungan
Teknologi
Politik & Hukum
Berita Nasional
Hiburan
Perjalanan & Wisata
Cuaca
Sepak Bola
Politik
Travel

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap