berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

BMKG Beberkan Kebutuhan Anggaran Mitigasi Bencana ke DPR

Fitri KaraengDiterbitkan 9 Sep 2026 - 05.19 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BMKG Beberkan Kebutuhan Anggaran Mitigasi Bencana ke DPR
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyambut baik rencana penambahan alokasi dana mitigasi bencana yang diwacanakan oleh Presiden Prabowo Subianto. Pihak BMKG membeberkan bahwa dukungan pendanaan tersebut sangat krusial guna memperkuat sistem deteksi, pemeliharaan alat operasional, serta perluasan edukasi kebencanaan bagi publik.

Sekretaris Utama (Sestama) BMKG Guswanto menjelaskan bahwa tugas utama lembaganya berfokus pada deteksi dini serta pengoperasian sistem peringatan dini bencana. Keterangan tersebut disampaikan Guswanto seusai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi V DPR RI dan Sestama BNPP/Basarnas dalam agenda pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA K/L) 2027 di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Alokasi untuk Edukasi dan Pemeliharaan Sistem

Menurut Guswanto, kebutuhan anggaran mitigasi tidak hanya berfokus pada pengadaan dan perawatan perangkat sensor di lapangan, melainkan juga menyasar pemahaman masyarakat melalui program edukasi terpadu. BMKG secara berkala menggelar berbagai program edukasi seperti sekolah lapang iklim, sekolah lapang bencana, sekolah lapang cuaca nelayan, hingga sekolah lapang meteorologi penerbangan. Edukasi langsung seputar potensi gempa bumi dan tsunami juga menjadi bagian utama dalam penguatan kesiapsiagaan warga.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Selain sarana edukasi, BMKG memerlukan pembiayaan berkelanjutan untuk sosialisasi dan diseminasi informasi peringatan dini ke berbagai lapisan masyarakat secara cepat dan tepat sasaran.

Kebutuhan Komunikasi Data dan Bandwidth

Kecepatan penyebaran informasi bencana sangat bergantung pada infrastruktur komunikasi data yang memadai. Guswanto mengungkapkan bahwa penyebaran data peringatan dini membutuhkan alokasi lalu lintas data (bandwidth) yang besar, yang bisa menyentuh angka 1 gigabita (GB) per hari, bahkan terkadang mencapai 1 GB per detik pada momen-momen kritis tertentu.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Untuk menunjang kelancaran transmisi dan distribusi informasi bencana ke seluruh pelosok tanah air, BMKG saat ini juga telah menjalin kerja sama dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk untuk memanfaatkan satelit komunikasi BRI Sat.

Sumber: Liputan6

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKGPrabowo SubiantoKomisi V DPRMitigasi Bencana

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan KetentuannyaNasional 路 25 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap