berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

BGN Siapkan CCTV Terintegrasi untuk Awasi Dapur Makan Bergizi Gratis

Slamet PrabowoDiterbitkan 7 Agu 2026 - 23.38 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BGN Siapkan CCTV Terintegrasi untuk Awasi Dapur Makan Bergizi Gratis
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas untuk memperketat pengawasan di seluruh dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Keputusan ini diambil guna mencegah terjadinya masalah kualitas makanan, terutama setelah munculnya beberapa kasus dugaan keracunan makanan. Melalui konferensi pers di kantor BGN, Jakarta Pusat, pada hari Jumat (7/8), Kepala BGN Sudaryono

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur
mengumumkan rencana pemasangan kamera pengawas (CCTV) terintegrasi yang akan terhubung langsung ke kantor pusat. Langkah ini diharapkan mampu meminimalkan risiko kontaminasi dan memastikan makanan yang disajikan kepada siswa selalu dalam kondisi layak konsumsi.

Berikut adalah rincian informasi dan tanya jawab seputar kebijakan pengawasan baru yang diterapkan oleh BGN untuk menjaga kualitas program pangan nasional ini.

Mengapa BGN memutuskan untuk memasang CCTV di seluruh dapur SPPG?

Langkah pemasangan kamera pengawas terintegrasi ini disiapkan sebagai bagian dari penguatan pengawasan menyusul masih ditemukannya sejumlah kasus dugaan keracunan makanan. BGN menilai perlunya pengawasan langsung agar setiap proses di dalam dapur dapat terpantau secara real-time. Dengan adanya sistem CCTV ini, pihak berwenang dapat memastikan bahwa standar kebersihan dan prosedur operasional standar benar-benar diterapkan oleh para petugas di lapangan tanpa adanya kelalaian yang bisa membahayakan kesehatan para penerima manfaat.

Siapa saja pihak yang memiliki akses untuk memantau rekaman CCTV tersebut?

Baca Juga

KBPBI Apresiasi Komitmen Kapolri dalam Mengawal Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

KBPBI Apresiasi Komitmen Kapolri dalam Mengawal Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

Sistem pengawasan ini dirancang secara berjenjang dari tingkat pusat hingga ke daerah. Rekaman kamera pengawas tidak hanya dikirimkan ke kantor pusat BGN, tetapi juga dapat diakses oleh koordinator wilayah di berbagai tingkatan. Koordinator di tingkat kecamatan dapat memantau aktivitas operasional dapur-dapur yang berada di wilayah kerjanya untuk melihat kapan dapur tersebut beroperasi. Hal serupa juga berlaku bagi koordinator di tingkat kabupaten serta provinsi, sehingga pengawasan berlapis dari pemerintah daerah dapat berjalan lebih efektif untuk mendeteksi potensi masalah sejak dini.

Bagaimana cara BGN melacak proses pengolahan makanan sebelum sistem CCTV ini diterapkan?

Hingga saat ini, BGN sebenarnya telah mewajibkan penggunaan sistem pencatatan digital atau logbook yang dikenal dengan nama POP. Sistem digital ini berfungsi merekam seluruh rangkaian pengolahan makanan secara mendetail. Pencatatan dimulai dari waktu kedatangan bahan baku di dapur, proses memasak, tahap pendinginan, pengemasan makanan ke dalam wadah ompreng, hingga waktu penyerahan makanan tersebut di sekolah tujuan. Keberadaan logbook digital ini membantu BGN melacak riwayat setiap porsi makanan yang didistribusikan secara transparan.

Apa pelajaran yang didapat dari kasus dugaan keracunan makanan yang terjadi di Jayapura?

Melalui data yang terekam pada logbook digital dalam kasus dugaan keracunan di Jayapura, ditemukan adanya jeda waktu yang sangat panjang antara proses memasak dan waktu konsumsi. Data menunjukkan bahwa makanan mulai diolah sekitar pukul 19.00 pada malam sebelumnya, namun baru dibagikan kepada para siswa pada keesokan harinya sekitar pukul 11.21. Sudaryono menduga kuat bahwa selisih waktu yang terlalu lama ini menjadi penyebab utama makanan menjadi rusak dan tidak layak lagi untuk dikonsumsi oleh anak-anak. Hal ini menjadi bahan evaluasi penting dalam pengaturan jadwal distribusi makanan.

Baca Juga

Penyidikan Kasus TPPU Eks Jampidsus, Kejagung Fokus Dalami Peran Tiga Tersangka

Penyidikan Kasus TPPU Eks Jampidsus, Kejagung Fokus Dalami Peran Tiga Tersangka

Kebijakan kesehatan apa yang kini wajib dijalankan oleh para pekerja dapur SPPG?

Untuk menekan risiko kontaminasi akibat faktor manusia, BGN kini mewajibkan seluruh pegawai, relawan, dan karyawan di SPPG untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan secara gratis. Kebijakan ini diterapkan menyusul laporan adanya petugas dapur yang tetap memaksakan diri bekerja meskipun dalam kondisi sakit, yang berpotensi mencemari makanan. Sebelum memulai aktivitas memasak setiap harinya, setiap pekerja wajib menjalani pemeriksaan fisik sederhana, seperti pengukuran suhu tubuh dan penyampaian keluhan kesehatan. Jika ditemukan ada pekerja yang sedang sakit, mereka akan langsung diminta untuk mengambil libur demi menjaga higienitas dapur.

Apakah ada sertifikasi khusus yang harus dipenuhi oleh dapur operasional MBG?

Sudaryono menegaskan bahwa kepemilikan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) merupakan syarat mutlak yang tidak boleh ditawar oleh setiap pengelola dapur SPPG. SLHS bukan sekadar kelengkapan administrasi formalitas, melainkan tolok ukur utama kelayakan operasional. Setiap dapur harus dinyatakan lulus uji kelayakan sanitasi ini sebelum diizinkan memproduksi makanan untuk program Makan Bergizi Gratis demi menjamin keamanan pangan nasional.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Makan Bergizi GratisBadan Gizi NasionalSudaryonoKeamanan PanganSPPG

Berita Terbaru Lainnya

Pendampingan Digital Lebih Utama Dibanding Memata-matai HP AnakKBPBI Apresiasi Komitmen Kapolri dalam Mengawal Pembahasan RUU KetenagakerjaanPenyidikan Kasus TPPU Eks Jampidsus, Kejagung Fokus Dalami Peran Tiga TersangkaFebrie Adriansyah Kembali ke Rutan KPK Usai Diperiksa Tujuh Jam di Kejaksaan AgungDPRD DKI Jakarta Bakal Sidak Acak Ratusan Vendor Pengelola SampahBGN Integrasikan CCTV Dapur Makan Bergizi Gratis ke Kantor Pusat untuk Cegah KeracunanFestival Seni Colour of Indonesia Ajak Anak Wujudkan MimpiTren Baru di Korea Selatan, Ribuan Bayi Mulai Memiliki Rekening Investasi Saham

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap