Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mendistribusikan bantuan air bersih kepada para penyintas bencana gempa bumi di Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini disalurkan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad, menegaskan bahwa pemenuhan pasokan air bersih menjadi prioritas utama. Kondisi pascagempa kerap merusak infrastruktur dan jaringan air bersih setempat, sehingga menyulitkan aktivitas harian masyarakat di pengungsian maupun pemukiman.
Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Idy menyampaikan hal tersebut melalui keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (8/9), menyusul upaya percepatan penanganan dampak bencana di wilayah Flores Timur.
Upaya distribusi bantuan air bersih ini dilakukan seiring berjalannya fase penanganan pengungsi di wilayah Flores. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), jumlah pengungsi gempa Flores telah menyusut drastis menjadi 72.864 jiwa seiring menurunnya aktivitas seismik, dan penanganan mulai difokuskan pada tahap rehabilitasi rumah warga terdampak.
Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sementara itu, di sektor pangan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan hingga kini belum menerima laporan adanya kerusakan lahan pertanian yang dipicu oleh gempa bumi di NTT tersebut.






