berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Politik

Baru Mau Bebas, Aktivis Demokrasi Ini Malah Terancam Bui Lagi

Fitri KaraengDiterbitkan 3 Sep 2026 - 00.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Baru Mau Bebas, Aktivis Demokrasi Ini Malah Terancam Bui Lagi
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Aktivis demokrasi Hong Kong, Joshua Wong, kembali terancam mendekam lebih lama di balik jeruji besi setelah mengaku bersalah dalam kasus pelanggaran keamanan nasional untuk kedua kalinya. Padahal, pemuda berusia 29 tahun tersebut semestinya menghirup udara bebas pada Januari mendatang.

Saat ini, Wong masih menjalani masa hukuman 4 tahun 8 bulan atas kasus subversi yang menjerat sejumlah tokoh oposisi di Hong Kong. Namun, pengakuan bersalah terbarunya dalam sidang di Pengadilan Tinggi Hong Kong pada Rabu (2/9/2026) berpotensi memperpanjang masa penahanannya secara signifikan.

Dalam dakwaan terbaru, jaksa penuntut menyatakan Wong bersekongkol dengan sejumlah aktivis untuk menggalang sanksi internasional terhadap pemerintah China dan Hong Kong pada 2020. Upaya yang disebut jaksa sebagai kampanye "International Battlefront" tersebut melibatkan pemanfaatan media sosial serta lobi langsung kepada politisi Amerika Serikat, di antaranya mantan Ketua DPR AS Nancy Pelosi dan Senator Marco Rubio.

Baca Juga

Kurang Anggaran Rp 94,27 T, Program Pembangunan 2 Juta Rumah Terancam

Kurang Anggaran Rp 94,27 T, Program Pembangunan 2 Juta Rumah Terancam

Menurut jaksa, aksi lobi politik itu terus berlanjut meski Beijing telah resmi memberlakukan Undang-Undang Keamanan Nasional (NSL) pada 2020. Dampak dari gerakan tersebut terlihat saat Amerika Serikat kemudian menjatuhkan sanksi terhadap belasan pejabat Hong Kong dan China.

Atas pelanggaran ini, ancaman pidana maksimal dapat mencapai 10 tahun penjara. Derek Chan, kuasa hukum Wong, memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim agar vonis kliennya dipangkas menjadi lima tahun. Chan menggarisbawahi bahwa Wong telah bersikap kooperatif dan telah menghabiskan sekitar enam tahun terakhir hidup di penjara akibat rangkaian kasus hukum yang dihadapinya.

Baca Juga

Kacau! Sindikat India Palsukan Label Kedaluwarsa Nestle & Pepsi

Kacau! Sindikat India Palsukan Label Kedaluwarsa Nestle & Pepsi

Nama Joshua Wong pertama kali mencuat di panggung publik saat memimpin demonstrasi menentang kurikulum pendidikan kewarganegaraan rancangan China pada usia 15 tahun. Ia lantas menjadi figur kunci dalam Gerakan Payung 2014 dan turut mendirikan partai pro-demokrasi Demosisto. Sejak berlakunya NSL di Hong Kong, iklim masyarakat sipil serta kebebasan media independen kian menyusut, berujung pada penahanan dan pengasingan banyak tokoh pro-demokrasi.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Hong Kong

Berita Terbaru Lainnya

Klaim Kredit Macet Bayangi Pertumbuhan Premi AsuransiEkosistem Seni Taman Ismail Marzuki Diperkuat melalui Paviliun Raden SalehPuasa Senin Kamis Niat, Waktu, Manfaat dan KeutamaannyaKota Modern Perlu Menggandeng Komunitas sebagai Wadah PenggerakDanantara Housing Expo 2026, Lebih dari 500 Konsumen Pilih Hunian PerumnasBPS Ungkap Perbedaan Garis Kemiskinan Bank Dunia dan IndonesiaMobilitas Bali Meningkat, KAI Mulai Kaji Pengembangan Kereta ApiKurang Anggaran Rp 94,27 T, Program Pembangunan 2 Juta Rumah Terancam

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap