berputar.id
BerandaRegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastrukturPendidikanMegapolitanTransportasiPopuler
Beranda/Nasional

Badan Gizi Nasional Petakan Wilayah Stunting Tinggi untuk Penyediaan Dapur Makan Bergizi Gratis

Ance RundenganDiterbitkan 6 Agu 2026 - 09.47 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Badan Gizi Nasional Petakan Wilayah Stunting Tinggi untuk Penyediaan Dapur Makan Bergizi Gratis
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mengambil langkah strategis dalam upaya penanganan tengkes atau stunting di Indonesia. Melalui pemetaan intensif, lembaga ini memfokuskan perhatian pada wilayah-wilayah yang mencatatkan tingkat stunting dalam kategori tinggi dan tinggi sekali. Langkah awal ini krusial untuk menentukan titik penempatan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar intervensi nutrisi dapat berjalan tepat sasaran. Sinkronisasi data saat ini sedang berlangsung erat antara pihak BGN dan

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

RegionalNewsHukumBeritaEkonomiNasionalMetroInternasionalOtomotifKeuanganEnergiKriminalKesehatanBerita UmumBerita LokalBisnisEdukasiOlahragaLingkunganTeknologiHiburanSepak BolaPolitikTravelHukum & KriminalInfrastruktur
Kementerian Kesehatan
(Kemenkes) guna memastikan akurasi wilayah yang disasar.

Kepala BGN Sudaryono menjelaskan bahwa proses ini melibatkan pencocokan peta sebaran stunting milik Kemenkes dengan data sebaran dapur yang dimiliki oleh BGN. Kemenkes sendiri telah mengantongi basis data yang lengkap, mencakup sebaran kasus stunting hingga data penerima manfaat program MBG secara mendetail. Dengan menumpangkan atau melakukan overlay kedua data tersebut, BGN dapat segera mengetahui wilayah prioritas mana saja yang sudah memiliki fasilitas dapur dan wilayah mana saja yang masih kosong.

Kendati pemetaan terus berjalan, terdapat beberapa keterbatasan informasi yang masih dalam proses penyelesaian. Hingga saat ini, jumlah pasti mengenai total wilayah yang masuk kategori stunting tinggi serta jumlah total penerima manfaat program MBG masih belum dapat dipublikasikan secara mendetail. Sudaryono mengakui bahwa pihaknya belum memegang angka pasti karena kalkulasi dan verifikasi data masih terus dilakukan secara bertahap bersama instansi terkait. Beberapa wilayah di Papua, seperti Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Nduga, hingga wilayah Papua Pegunungan, telah diidentifikasi sebagai daerah dengan tingkat stunting yang tinggi.

Pertanyaan: Apa tujuan utama dari pemetaan wilayah yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional saat ini?

Jawaban: Pemetaan ini dilakukan khusus untuk mengidentifikasi daerah-daerah dengan prevalensi stunting yang masuk kategori tinggi dan tinggi sekali di seluruh Indonesia. Hasil pemetaan ini nantinya menjadi acuan utama bagi BGN dalam menyediakan dan menempatkan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui penyediaan dapur di lokasi yang tepat, diharapkan pasokan makanan bergizi dapat langsung menjangkau anak-anak dan kelompok sasaran yang paling membutuhkan bantuan nutrisi dengan cepat dan efisien.

Baca Juga

Asal-usul Nama Kelurahan Bencongan di Kabupaten Tangerang

Asal-usul Nama Kelurahan Bencongan di Kabupaten Tangerang

Pertanyaan: Bagaimana skema atau metode penyediaan dapur Makan Bergizi Gratis di wilayah-wilayah stunting tersebut?

Jawaban: BGN menerapkan dua skema utama dalam penyediaan dapur MBG di wilayah stunting, yaitu melalui aktivasi dapur yang sudah ada dan pembangunan dapur baru. Jika dalam pemetaan ditemukan bahwa suatu wilayah dengan stunting tinggi sudah memiliki fasilitas dapur yang sesuai dengan data BGN, maka dapur tersebut akan segera diaktifkan untuk memproduksi makanan. Sebaliknya, jika di wilayah dengan tingkat stunting tinggi dan tinggi sekali tersebut belum tersedia fasilitas dapur sama sekali, BGN akan membangun dapur baru secara khusus di lokasi tersebut demi menjamin kelancaran distribusi makanan bergizi.

Pertanyaan: Mengapa kerja sama data dengan Kementerian Kesehatan sangat krusial dalam program ini?

Jawaban: Kementerian Kesehatan memiliki data komprehensif yang mencakup tingkat kerawanan stunting hingga daftar calon penerima manfaat program MBG. BGN memerlukan data tersebut untuk disinkronkan dengan peta sebaran dapur mereka. Dengan melakukan overlay data tersebut, BGN dapat segera mengambil tindakan cepat. Jika suatu daerah terdeteksi memiliki angka stunting yang tinggi dan sudah ada dapur di sana, aktivasi operasional dapur dapat langsung dilakukan tanpa penundaan.

Baca Juga

Misteri Kasus Mutilasi Cipayung Depok yang Belum Terungkap

Misteri Kasus Mutilasi Cipayung Depok yang Belum Terungkap

Pertanyaan: Daerah mana saja yang sudah teridentifikasi sebagai wilayah dengan tingkat stunting tinggi dalam pemetaan ini?

Jawaban: Meskipun proses pemetaan nasional masih berlangsung, Kepala BGN Sudaryono telah menyebutkan beberapa wilayah prioritas yang teridentifikasi memiliki tingkat stunting tinggi. Wilayah-wilayah tersebut sebagian besar berada di tanah Papua. Beberapa daerah spesifik yang menjadi perhatian utama antara lain Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Nduga, serta wilayah Papua Pegunungan secara umum. Daerah-daerah ini menjadi contoh prioritas penanganan stunting melalui program penyediaan dapur MBG.

Pertanyaan: Kapan jumlah pasti wilayah penerima manfaat dan lokasi dapur akan diumumkan secara lengkap?

Jawaban: Hingga saat ini, kepastian mengenai jumlah total wilayah serta jumlah absolut penerima manfaat program MBG yang masuk dalam kategori stunting masih berada dalam tahap penghitungan. BGN belum merilis angka final karena proses sinkronisasi dan verifikasi data lapangan bersama Kemenkes masih berjalan. BGN berkomitmen untuk merampungkan perhitungan ini agar penyaluran bantuan makanan bergizi gratis nantinya tidak salah sasaran dan dapat mencakup seluruh wilayah yang membutuhkan secara akurat.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian KesehatanstuntingMakan Bergizi GratisBadan Gizi NasionalSudaryono

Berita Terbaru Lainnya

Asal-usul Nama Kelurahan Bencongan di Kabupaten TangerangMisteri Kasus Mutilasi Cipayung Depok yang Belum TerungkapDugaan Beras Fortifikasi Tak Sesuai Standar dan Langkah Kementerian PerdaganganHasil Uji Solar B50 pada Mobil Toyota dan Dampaknya Terhadap MesinSkema Cicilan Wuling Aira ev di GIIAS 2026, Mulai Rp 2,9 JutaanMenko Polkam Jamin Keamanan Nasional Kondusif dan Tindak Penyebar HoaksPopulasi Indonesia Semester I 2026 Capai 290 Juta Jiwa, Struktur Demografi Didominasi Generasi ZAturan Baru Pajak Pedagang Online Melalui E-Commerce Berlaku November

Paling Banyak Dibaca

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

Nasional

Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026

4 Agu 2026

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

Nasional

Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di Konser

4 Agu 2026

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

Nasional

Gugatan 25 Negara Bagian AS Terhadap Tarif Impor Trump yang Menyeret Indonesia

4 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  2. 2Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar GlobalEkonomi 路 1 Agu 2026
  4. 4Lonjakan Temuan Kasus Hipertensi dan Diabetes pada Program Cek Kesehatan Gratis 2026Nasional 路 4 Agu 2026
  5. 5Singapura Cekal Permanen Pendiri Massive Attack Usai Pengibaran Bendera Palestina di KonserNasional 路 4 Agu 2026
Pendidikan
Megapolitan
Transportasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap