berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Arahan Presiden Prabowo Terkait Harga BBM Bersubsidi dan Penyesuaian Harga Pertamax

Slamet PrabowoDiterbitkan 4 Agu 2026 - 21.52 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Arahan Presiden Prabowo Terkait Harga BBM Bersubsidi dan Penyesuaian Harga Pertamax
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengeluarkan arahan tegas terkait kebijakan harga bahan bakar minyak (BBM) domestik. Dalam pertemuannya di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (4/8), Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan secara resmi bahwa Presiden Prabowo melarang keras kenaikan harga BBM bersubsidi, khususnya untuk produk jenis Pertalite dan Solar. Langkah ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kestabilan ekonomi rakyat, menahan laju inflasi, serta melindungi daya beli masyarakat di seluruh penjuru tanah air di tengah situasi geopolitik dan ekonomi dunia yang terus berubah.

Apa kebijakan resmi yang ditetapkan pemerintah terkait perbedaan perlakuan harga BBM bersubsidi dan non-subsidi?

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa terdapat batas tegas antara skema penetapan harga BBM bersubsidi dan BBM non-subsidi. Untuk bahan bakar bersubsidi seperti Pertalite dan Solar, Presiden Prabowo telah memerintahkan secara langsung agar harganya dipertahankan dan tidak boleh dinaikkan. Sebaliknya, untuk lini BBM non-subsidi, Presiden meminta agar penetapan harganya tetap dibiarkan fleksibel dengan menyesuaikan harga pasar di dunia. Bahlil menegaskan bahwa naik atau turunnya harga BBM non-subsidi di Indonesia ke depan akan mengacu secara konsisten pada fluktuasi harga minyak mentah dunia, yang menurut pengakuannya saat ini sedang mengalami dinamika perkembangan yang sangat tinggi.

Bagaimana rincian penyesuaian harga terbaru untuk produk BBM non-subsidi yang diberlakukan oleh PT Pertamina Patra Niaga?

Baca Juga

Fahd dan Fadia A Rafiq, Kakak Beradik yang Tersandung Kasus di KPK

Fahd dan Fadia A Rafiq, Kakak Beradik yang Tersandung Kasus di KPK

Sebagai tindak lanjut dari pergerakan pasar global dan regulasi yang berlaku, PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan penurunan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax terhitung mulai 1 Agustus. Kebijakan penurunan harga ini menyasar tiga kategori produk Pertamax sekaligus di pasar domestik. Berdasarkan rincian resmi perusahaan, tarif Pertamax Turbo mengalami penurunan menjadi Rp18.300 per liter. Selanjutnya, harga untuk jenis Pertamax Green 95 disesuaikan turun menjadi Rp16.600 per liter. Sementara itu, untuk varian Pertamax dengan angka oktan RON 92, harganya diturunkan menjadi Rp15.950 per liter.

Faktor-faktor utama apa saja yang mendasari penyesuaian tarif BBM non-subsidi tersebut?

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, memberikan penjelasan mengenai prinsip-prinsip yang melandasi penyesuaian harga BBM non-subsidi tersebut. Menurut Kitty, penyesuaian harga BBM non-subsidi yang dilakukan Pertamina Patra Niaga senantiasa mematuhi regulasi serta ketentuan dan arahan dari pemerintah. Dalam proses penetapannya, perusahaan secara cermat memperhitungkan perkembangan harga minyak mentah di pasar dunia serta pergerakan nilai tukar mata uang rupiah. Selain dua faktor ekonomi makro tersebut, Kitty menekankan bahwa Pertamina tetap memperhatikan kondisi daya beli masyarakat agar penyesuaian harga tetap seimbang dan terjangkau.

Apa kontribusi kebijakan penyesuaian harga ini terhadap pasokan dan ketersediaan energi nasional?

Baca Juga

Polisi Cocokkan DNA Jasad Pria di Pulau Enggano dengan Jurnalis Hilang

Polisi Cocokkan DNA Jasad Pria di Pulau Enggano dengan Jurnalis Hilang

Penyesuaian tarif BBM non-subsidi yang berkala dan transparan tidak hanya bertujuan mengikuti tren harga minyak dunia, tetapi juga memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan energi domestik. Kitty Andhora menerangkan bahwa langkah penyesuaian harga ini merupakan bagian dari upaya nyata Pertamina Patra Niaga untuk menjaga ketersediaan pasokan BBM secara nasional. Dengan perhitungan harga yang sesuai acuan pasar dan regulasi, distribusi energi ke berbagai daerah dapat terus berjalan optimal sehingga pasokan BBM bagi kebutuhan masyarakat sehari-hari tetap terjamin ketersediaannya secara berkelanjutan.

Bagaimana prospek penetapan harga BBM bersubsidi dan non-subsidi di Indonesia ke depan?

Meskipun harga BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar telah dipastikan tidak naik sesuai arahan Presiden Prabowo yang disampaikan Bahlil Lahadalia di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 4 Agustus, pergerakan harga BBM non-subsidi akan tetap ditentukan oleh dinamika internasional. Mengingat perkembangan harga minyak mentah dunia terus mengalami dinamika yang cukup tinggi, tarif bahan bakar non-subsidi seperti jajaran Pertamax berpotensi terus mengalami penyesuaian berkala. Penyesuaian tersebut akan bergantung pada pergerakan acuan harga komoditas minyak mentah dunia, kondisi nilai tukar rupiah, dan evaluasi berkala pemerintah bersama badan usaha penyalur.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Pertamina Patra NiagaPrabowo SubiantoBahlil LahadaliaHarga PertamaxBBM Bersubsidi

Berita Terbaru Lainnya

Breaking! BI Catat Utang Luar Negeri RI Tembus US$454,8 M di JuliFahd dan Fadia A Rafiq, Kakak Beradik yang Tersandung Kasus di KPKPolisi Cocokkan DNA Jasad Pria di Pulau Enggano dengan Jurnalis HilangJejak Kasus Fahd A Rafiq, Politikus Golkar yang Kena OTT KPKKarangan Bunga Penuhi Kemenkeu, Sambut Menkeu Baru Suahasil NazaraSalam Perpisahan Purbaya, Terima Kasih Kerja Sama Setahun Terakhir IniInfluencer Malaysia Aisar Khaled Dilaporkan ke Polisi Dugaan PenipuanPencarian Kapal Jurnalis Hilang Kontak Dilakukan hingga ke Bengkulu

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap