Kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan yang berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026, berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas. Situasi ini tentu menjadi perhatian bagi masyarakat yang memiliki jadwal keberangkatan menggunakan transportasi umum dari pusat kota. Guna mengantisipasi kemacetan dan membantu kelancaran mobilitas para pengguna jasa kereta api jarak jauh, PT KAI Daop 1 Jakarta memberlakukan kebijakan operasional khusus. Kebijakan tersebut berupa penambahan lokasi pemberhentian bagi tiga belas perjalanan kereta api keberangkatan Stasiun Gambir agar dapat mengangkut penumpang dari Stasiun Jatinegara.
Langkah antisipatif ini diambil sebagai solusi agar para calon penumpang tidak tertinggal jadwal keberangkatan akibat terjebak kemacetan lalu lintas di sekitar kawasan Monas. Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa pergeseran lokasi pemberhentian ini bertujuan utama agar pengguna kereta api jarak jauh dapat menghindari titik-titik kepadatan lalu lintas di wilayah Jakarta Pusat. Berikut ini adalah rangkuman informasi penting dalam format tanya jawab untuk memandu perjalanan Anda pada hari Sabtu ini.
Mengapa perjalanan kereta api jarak jauh dari Stasiun Gambir diperbolehkan berhenti di Stasiun Jatinegara pada hari ini?
Penyesuaian operasional ini diterapkan sebagai respons langsung atas diselenggarakannya acara Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monas, Jakarta Pusat. Mengingat adanya potensi kepadatan lalu lintas yang tinggi di sekitar Monas, akses jalan raya menuju Stasiun Gambir sangat mungkin mengalami hambatan atau pengalihan arus. Oleh karena itu, penambahan stasiun pemberhentian di Stasiun Jatinegara bertujuan mempermudah akses calon penumpang kereta api jarak jauh sehingga mereka dapat menghindari area kemacetan tersebut dan tetap berangkat sesuai jadwal.
Apa saja daftar kereta api yang mendapatkan penyesuaian untuk berhenti di Stasiun Jatinegara?
WN Malaysia Tewas Saat Diving di Nusa Penida, Diduga Karena Henti Napas

Terdapat sebanyak tiga belas perjalanan kereta api jarak jauh keberangkatan dari Stasiun Gambir yang dijadwalkan dapat melayani naik penumpang di Stasiun Jatinegara. Jadwal keberangkatan ini dimulai dari sore hingga menjelang tengah malam. Kereta tersebut meliputi KA Brawijaya relasi Gambir-Malang yang berangkat pada pukul 15.45 WIB, disusul KA Bima relasi Gambir-Surabaya Gubeng pada pukul 17.00 WIB, serta KA Gajayana relasi Gambir-Malang pada pukul 18.50 WIB. Selanjutnya, terdapat KA Cakrabuana relasi Gambir-Purwokerto dengan jadwal keberangkatan pukul 19.10 WIB, KA Sembrani relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi pada pukul 19.30 WIB, dan KA Pandalungan relasi Gambir-Jember pada pukul 19.55 WIB.
Memasuki malam hari, perjalanan yang turut berhenti di Jatinegara mencakup KA Argo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi pukul 20.30 WIB, KA Argo Lawu relasi Gambir-Solo Balapan pukul 20.45 WIB, dan KA Purwojaya relasi Gambir-Cilacap pukul 20.55 WIB. Kemudian, ada pula KA Taksaka relasi Gambir-Yogyakarta yang berangkat pukul 21.20 WIB, KA Gunungjati relasi Gambir-Cirebon pukul 22.05 WIB, KA Manahan relasi Gambir-Solo Balapan pukul 22.50 WIB, serta ditutup oleh KA Argo Anjasmoro relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi pada pukul 23.35 WIB.
Apakah calon penumpang masih diperbolehkan untuk naik langsung dari Stasiun Gambir?
Calon penumpang tentu saja tetap dapat naik dari Stasiun Gambir sesuai dengan keterangan yang tertera pada tiket yang telah mereka miliki. Kebijakan penambahan pemberhentian di Stasiun Jatinegara ini murni merupakan opsi alternatif yang disediakan oleh PT KAI Daop 1 Jakarta. Apabila akses perjalanan Anda menuju Stasiun Gambir dirasa aman, lancar, dan tidak terpengaruh oleh kemacetan imbas acara di Monas, Anda dipersilakan untuk tetap melakukan proses keberangkatan dari Stasiun Gambir.
DPD Sahkan Pertimbangan RUU APBN 2027, Usulkan TKD Rp 760 Triliun

Bagaimana cara penumpang mendapatkan informasi resmi mengenai penyesuaian titik keberangkatan ini?
Untuk memastikan seluruh pelanggan mengetahui kebijakan alternatif ini, pihak PT KAI telah bergerak cepat menyampaikan informasi penambahan pemberhentian tersebut secara langsung kepada para calon penumpang. Pemberitahuan resmi dari KAI dikirimkan melalui layanan pesan singkat atau SMS serta pesan siaran melalui aplikasi WhatsApp blast ke nomor telepon yang didaftarkan oleh penumpang pada saat melakukan pemesanan tiket.
Apa imbauan dari pihak berwenang bagi masyarakat dan calon penumpang terkait situasi lalu lintas hari ini?
Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara khusus mengimbau masyarakat, terutama para pengguna jasa kereta api jarak jauh yang akan menuju maupun berangkat dari Stasiun Gambir, untuk mengatur waktu perjalanan mereka dengan sebaik mungkin. Selain itu, masyarakat juga sangat diimbau untuk menggunakan rute jalan alternatif, selalu mematuhi pengaturan lalu lintas yang berlaku di sekitar lokasi acara, serta mengikuti arahan dari petugas di lapangan demi menjaga keselamatan dan kelancaran mobilitas bersama.






