Kepolisian Resor (Polres) Klungkung mengevakuasi jenazah seorang warga negara Malaysia yang meninggal dunia saat melakukan aktivitas menyelam (diving) di perairan Crystal Bay, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Bali. Korban diketahui bernama Siti Nuraini Binti Rusidi (39).
Kasi Humas Polres Klungkung Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa mengonfirmasi peristiwa tersebut. Jenazah korban saat ini telah dipindahkan dari lokasi kejadian menuju fasilitas kesehatan di daratan Bali.
"Benar, korban merupakan WNA asal Malaysia dan saat ini jenazahnya telah dievakuasi ke RSUD Bali Mandara untuk penanganan lebih lanjut," ujar Iptu Dewa Nyoman Alit Purnawibawa.
Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Peristiwa tersebut bermula ketika korban bersama rombongannya memulai aktivitas penyelaman di titik pertama, yakni Manta Bay, pada pukul 08.00 WITA. Sebelum menyelam, pemandu sempat memperhatikan korban batuk-batuk dan menanyakan kondisi kesehatannya. Namun, korban menyatakan masih mampu melanjutkan kegiatan, dan sesi penyelaman pertama di Manta Bay berjalan dengan lancar.
Sekitar pukul 11.00 WITA, rombongan berpindah ke lokasi penyelaman kedua di perairan Crystal Bay. Di lokasi ini, insiden mulai terjadi saat korban berada di dalam air.
Seorang saksi di lokasi melihat korban memberikan isyarat bahwa dirinya kehabisan oksigen. Dalam kondisi panik, korban dilaporkan sempat melepaskan peralatan pernapasannya di dalam air.
Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Melihat situasi darurat tersebut, pemandu segera memberikan bantuan oksigen cadangan dan membawa korban naik ke permukaan air menuju perahu. Saat berhasil dinaikkan ke atas perahu, kapten kapal dan pemandu mendapati korban mengeluarkan busa dari hidung serta mulutnya.
Korban langsung dilarikan ke fasilitas medis terdekat untuk mendapatkan pertolongan darurat. Berdasarkan pemeriksaan awal oleh tim medis Klinik Nusa Medika, korban diduga kuat mengalami henti napas. Pihak kepolisian menyampaikan bahwa penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian korban.






