Krisis air bersih akibat kemarau ekstrem kini menjadi persoalan serius di berbagai wilayah Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kondisi ini pada Rabu (29/7), menegaskan bahwa air merupakan kebutuhan esensial. Perempuan pertama yang memimpin DPR RI sekaligus mantan Menko PMK tersebut menilai bahwa negara belum hadir sepenuhnya jika warga masih harus bersusah payah berjalan jauh, menanti bantuan, atau merogoh kocek lebih dalam demi mendapatkan air. Sebagai warga, penting untuk mengetahui langkah-langkah yang harus diambil dalam menghadapi situasi ini.
Langkah pertama adalah memantau status peringatan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Berdasarkan laporan terkini lembaga tersebut, ancaman krisis air bersih membayangi 39 wilayah di Pulau Jawa sebagai imbas dari potensi








