Keputusan bank sentral Amerika Serikat, The Federal Reserve, untuk mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50–3,75 persen menjadi sorotan utama pelaku pasar keuangan global. Kebijakan ini, ditambah dengan ketidakpastian seputar pembahasan regulasi CLARITY Act di Amerika Serikat, berdampak langsung pada pasar aset digital. Banyak investor memilih untuk bersikap hati-hati atau wait and see, yang kemudian membatasi pergerakan harga aset kripto utama seperti Bitcoin. Di tengah situasi pasar yang cenderung stagnan ini, para pelaku pasar lebih memilih untuk menahan transaksi mereka dan mengalihkan fokus pada aset-aset yang memiliki tingkat likuiditas tinggi.








