Kebakaran permukiman yang melanda Kelurahan Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (31/8) siang kini berhasil dikendalikan. Setelah kobaran api dipadamkan menjelang petang, fokus penanganan beralih penuh pada evakuasi dan pendampingan warga yang kehilangan tempat tinggal.
Peristiwa kebakaran tersebut awalnya dilaporkan warga kepada petugas pemadam kebakaran pada pukul 13.40 WIB, dengan operasi pemadaman dimulai pukul 13.46 WIB. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Bayu Meghantara menyampaikan bahwa operasi di area permukiman telah tuntas sekitar pukul 18.00 WIB, meski personel tetap disiagakan di lapangan untuk memastikan kondisi aman.
46 Ton Bantuan Gempa NTT Tersimpan di Gudang Halim

Wilayah yang terdampak kobaran api mencakup empat rukun tetangga di lingkungan RW 01, yaitu RT 04, RT 05, RT 07, dan RT 09. Berdasarkan data posko darurat per pukul 18.00 WIB, tercatat sebanyak 114 rumah hangus terbakar, memicu dampak langsung terhadap 880 jiwa dari 310 kartu keluarga (KK).
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin meninjau langsung permukiman terdampak dan memastikan kebutuhan dasar warga segera dipenuhi di posko penampungan. Penanganan darurat mencakup pendirian tenda pengungsian, penyediaan air bersih, toilet portabel, hingga pasokan konsumsi bagi para penyintas.
Tiba di NTT, Tim Relawan Kesehatan USK Aceh Mulai Berikan Layanan Medis dan Pendampingan Trauma Korban Gempa

Pemerintah kota saat ini memprioritaskan mitigasi dampak langsung di lapangan bagi seluruh warga terdampak sebelum membahas distribusi bantuan natura lanjutan dan skema penanganan tempat tinggal warga.






