Sebanyak 618 siswa SMPN 1 Maumere resmi dipindahkan ke Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Sikka menyusul kerusakan parah pada gedung sekolah akibat gempa bumi Flores. Pemindahan seluruh 30 rombongan belajar dilakukan karena gedung sekolah dinilai tidak layak secara teknis untuk kegiatan belajar mengajar.
Kerusakan di SMPN 1 Maumere meliputi sekitar 30 tiang penopang bangunan yang retak dan mengalami kemiringan, patahnya rangka atap ruang kelas VIIID di lantai dua, serta dinding ruang perpustakaan yang rusak berat. Guna mendukung proses belajar di lokasi penampungan yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari sekolah asal, pihak pengelola menyiapkan delapan ruangan kelas sementara, satu ruang perpustakaan, dan dua unit tenda di area halaman.
Tiba di NTT, Tim Relawan Kesehatan USK Aceh Mulai Berikan Layanan Medis dan Pendampingan Trauma Korban Gempa

Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago meninjau langsung kesiapan fasilitas di SPNF SKB Sikka pada Senin (31/8/2026) pagi. Tercatat sebanyak 618 siswa, 48 guru, serta 15 tenaga kependidikan dari SMPN 1 Maumere akan menjalankan seluruh aktivitas persekolahan di lokasi tersebut hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Secara keseluruhan di Kabupaten Sikka, terdata 70 sekolah terdampak gempa bumi yang mengguncang kawasan tersebut pada 15 Agustus 2026 lalu. Dari jumlah tersebut, 24 sekolah dinyatakan rusak total dengan rincian 96 ruang kelas yang membutuhkan intervensi tenda darurat. Pemerintah daerah menetapkan aturan bahwa sekolah dengan tingkat kerusakan bangunan di atas 50 persen wajib merelokasi kegiatan pembelajarannya.
Kebakaran Permukiman di Gambir Jakpus Padam Usai Hampir 5 Jam

Dimulainya kembali aktivitas pembelajaran tatap muka diatur melalui Surat Edaran Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka Nomor PKO.400.3.5/32/VIII/2026. Pembelajaran jenjang SD dan SMP kembali digelar mulai Senin (31/8/2026) dengan penekanan awal pada pemulihan psikologis siswa melalui kegiatan pendampingan trauma (trauma healing), sedangkan jenjang PAUD dan TK masih melanjutkan skema belajar dari rumah selama satu pekan.






