berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBerita LokalBisnisOlahragaTeknologiPolitikPopuler
Beranda/Kesehatan

Waspada Tanda Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi, Sulit Menyusu hingga Sesak Napas

Bambang SetiawanDiterbitkan 19 Agu 2026 - 23.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Waspada Tanda Penyakit Jantung Bawaan pada Bayi, Sulit Menyusu hingga Sesak Napas
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Orang tua di berbagai wilayah Indonesia diimbau untuk lebih jeli memperhatikan kebiasaan makan buah hati mereka sejak dini, terutama ketika bayi menunjukkan gejala kelelahan yang tidak biasa saat menyusu. Kondisi bayi yang tampak kesulitan mengisap ASI atau susu formula sering kali dianggap sebagai fase pertumbuhan biasa atau akibat bayi sedang mengantuk. Padahal, kesulitan menyusu dan cepat lelah saat minum susu merupakan salah satu indikasi awal adanya masalah kesehatan serius pada organ vital anak, termasuk penyakit jantung bawaan (PJB). Kesadaran awal dari orang tua sangat menentukan kecepatan penanganan medis yang akan diterima oleh sang anak.

Bagi orang dewasa, mengonsumsi makanan dan minuman adalah aktivitas santai yang tidak memerlukan banyak energi. Namun, bagi seorang bayi yang baru lahir, aktivitas menyusu sebenarnya setara dengan melakukan aktivitas fisik yang sangat berat bagi tubuh mereka. Proses mengisap, menelan, dan bernapas secara sinkron menuntut kerja jantung serta paru-paru yang optimal. Ketika seorang bayi lahir dengan kelainan struktur jantung, organ pemompa darah tersebut harus bekerja berkali-kali lipat lebih keras untuk mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh selama proses menyusu berlangsung. Hal inilah yang memicu kelelahan ekstrem pada fisik bayi.

Akibat beban kerja jantung yang berlebih ini, bayi dengan penyakit jantung bawaan akan cepat kehabisan tenaga bahkan sebelum mereka merasa kenyang. Mereka mungkin akan sering melepaskan puting ibu atau dot botol susu, terengah-engah, hingga mengeluarkan keringat dingin yang berlebih di area dahi meskipun suhu ruangan sedang sejuk. Jika kondisi ini dibiarkan tanpa adanya pemeriksaan medis, gejala dapat berkembang menjadi sesak napas yang lebih jelas terlihat, ditandai dengan tarikan dinding dada yang dalam atau laju napas yang sangat cepat saat bayi sedang beristirahat atau tidur.

Baca Juga

Selasar Rilis Single Untuk Hidup Panjang, Simak Langkah Menikmatinya di Tengah Kejenuhan

Selasar Rilis Single Untuk Hidup Panjang, Simak Langkah Menikmatinya di Tengah Kejenuhan

Meskipun gejala sulit menyusu dan sesak napas ini patut diwaspadai, penting bagi orang tua untuk memahami batasan diagnosis mandiri. Gejala-gejala tersebut tidak selalu secara otomatis merujuk pada penyakit jantung bawaan. Ada berbagai faktor lain yang bisa menyebabkan bayi sulit menyusu, seperti infeksi saluran pernapasan ringan, gangguan pencernaan, atau sekadar masalah pelekatan mulut bayi yang kurang pas pada payudara ibu saat menyusui. Diagnosis medis yang pasti dan akurat hanya dapat ditegakkan melalui pemeriksaan fisik menyeluruh oleh dokter spesialis anak atau dokter spesialis jantung anak, dibantu dengan alat penunjang medis seperti ekokardiografi.

Di Indonesia sendiri, akses terhadap pemeriksaan jantung anak kini semakin tersebar di berbagai rumah sakit rujukan daerah. Orang tua tidak perlu menunda pemeriksaan jika mencurigai adanya kelainan pada pola napas dan cara menyusu anak. Penanganan dini, baik melalui terapi obat-obatan maupun tindakan bedah korektif, terbukti memberikan tingkat keberhasilan yang jauh lebih tinggi ketika dilakukan sebelum kondisi fisik bayi mengalami penurunan drastis akibat kekurangan pasokan oksigen kronis.

Baca Juga

DPR RI dan Pemerintah Finalisasi Transisi Status Guru PPPK Menjadi PNS pada Seleksi 2027

DPR RI dan Pemerintah Finalisasi Transisi Status Guru PPPK Menjadi PNS pada Seleksi 2027

Sebagai langkah antisipasi di tingkat komunitas, kader posyandu dan petugas puskesmas di Indonesia terus menggalakkan edukasi mengenai pentingnya memantau tumbuh kembang anak secara berkala. Orang tua disarankan untuk segera membawa bayi ke fasilitas kesehatan terdekat apabila melihat tanda-tanda kelelahan yang tidak wajar saat menyusu disertai napas yang memburu. Deteksi dini penyakit jantung bawaan sangat krusial agar tindakan medis dapat segera direncanakan, demi memastikan tumbuh kembang anak tetap berjalan optimal dan menghindari komplikasi yang lebih berat di masa depan.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Pengembangan 24 Area Komersial di Jalur Bawah Tanah Stasiun Bundaran HIKepala BGN Sebut Siswa SMAN 1 Berastagi Trauma Usai Kasus Keracunan Makanan Bergizi GratisBukan Sultan, Ini Arti Sebenarnya Desil 9 dan 10Bareskrim Polri Buru WN China Terduga Dalang Penipuan Email Bisnis Lintas NegaraTragedi Penolakan Penculikan Anak oleh Kelompok Bersenjata di MimikaGubernur DKI Jakarta Pramono Anung Rotasi Tujuh Pejabat Tinggi Pratama untuk Penyegaran OrganisasiHujan Es Melanda Tiga Distrik di Lanny Jaya, Petani Terancam Gagal PanenKota Padang Panjang Luncurkan Aplikasi Papago, Begini Cara Mengakses Layanannya

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  4. 4Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026
  5. 5Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalOtomotifKeuanganBerita LokalBisnisOlahragaTeknologiPolitik

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap