berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Nasional

Wamen LH Minta Pemda Bangun Sekat Kanal di Area Gambut Rawan Karhutla

Marthen TandirerungDiterbitkan 27 Agu 2026 - 06.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Wamen LH Minta Pemda Bangun Sekat Kanal di Area Gambut Rawan Karhutla
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Kualitas udara di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan merosot tajam akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), bahkan menyentuh kategori berbahaya bagi kesehatan warga. Menanggapi ancaman polusi asap yang kian meluas, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mendorong penanganan terpadu di tingkat tapak yang menyasar langsung kondisi hidrologis lahan gambut.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono meminta pemerintah daerah segera membangun sekat kanal di kawasan gambut yang rentan terbakar. Langkah ini dinilai mendesak untuk menjaga kelembapan tanah sekaligus memperkuat efektivitas pemadaman api yang selama ini berlangsung.

KLH menekankan bahwa penanggulangan karhutla tidak cukup hanya mengandalkan penyiraman udara (water bombing), pembuatan sumur bor, atau Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Penanganan tersebut disarankan berjalan beriringan dengan pembangunan sekat kanal, khususnya pada ekosistem gambut dengan Tinggi Muka Air Tanah (TMAT) yang berada di bawah 40 sentimeter.

Baca Juga

Revaldo yang Tak Pernah Kapok di Kasus Narkoba, Kini Kembali Ditetapkan Jadi Tersangka

Revaldo yang Tak Pernah Kapok di Kasus Narkoba, Kini Kembali Ditetapkan Jadi Tersangka

KLH sendiri telah memetakan sejumlah titik rawan yang diprioritaskan untuk pembangunan sekat kanal. Melalui skema tersebut, proses pemadaman lahan gambut tidak sekadar menyasar api di permukaan, melainkan juga membasahi lapisan bawah tanah guna mencegah api sekam terus merambat.

Agar pembangunan infrastruktur tata kelola air ini berjalan lancar di lapangan, Diaz meminta dinas lingkungan hidup di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota serta perangkat desa untuk menjalin dialog terbuka bersama warga. Komunikasi langsung ke masyarakat dinilai krusial untuk mencegah terjadinya penolakan selama proses pengerjaan sekat kanal.

Kualitas Udara Masuk Kategori Berbahaya

Pantauan KLH menunjukkan lonjakan pencemaran udara yang signifikan di beberapa kabupaten dan kota terdampak karhutla. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) per 26 Agustus pukul 09.00 WIB, kualitas udara di Palangka Raya melonjak drastis hingga menyentuh angka 638, sementara Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, mencatat ISPU 303. Kedua angka tersebut menempatkan kualitas udara di wilayah terkait pada tingkat berbahaya.

Baca Juga

NTT Dilanda Gempa Lagi M 4,6, Kali Ini di Ruteng Manggarai

NTT Dilanda Gempa Lagi M 4,6, Kali Ini di Ruteng Manggarai

Selain kedua daerah tersebut, beberapa wilayah lain tercatat berada pada kategori sangat tidak sehat. Di antaranya Kabupaten Pontianak Tenggara di Kalimantan Barat dengan ISPU 243, disusul Kabupaten Gunung Mas (232) dan Kabupaten Katingan (232) di Kalimantan Tengah, serta Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) di Sumatra Selatan dengan angka 219.

Melihat tingginya paparan polusi asap, KLH mengimbau warga di wilayah-wilayah terdampak untuk membatasi kegiatan di luar ruangan, tetap berada di dalam rumah, serta selalu mengenakan masker saat harus beraktivitas demi melindungi sistem pernapasan.

Sumber: Detik

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Karhutlalahan gambutKementerian Lingkungan Hidup

Berita Terbaru Lainnya

Revaldo yang Tak Pernah Kapok di Kasus Narkoba, Kini Kembali Ditetapkan Jadi TersangkaJelang Demo 27 Agustus di Gedung DPR, Polresta Tangerang Sekat Jalur Menuju JakartaKebakaran di Muara Angke Hanguskan 60 Rumah, 730 Jiwa TerdampakNTT Dilanda Gempa Lagi M 4,6, Kali Ini di Ruteng ManggaraiAktor Kawakan Tim Curry Meninggal Dunia di Usia 80 TahunSaat Prabowo Tinjau Korban Gempa di NTT, Cek Posko-Minta BRIN Buat DesalinasiBiasa Garap Mobil, Toko Audio Ini Pernah Pasang Sound System di Jet PribadiWall Street Melemah Usai Data Inflasi AS Naik 3,7 Persen

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap