Indeks utama bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah pada perdagangan Rabu (26/8). Pelemahan di Wall Street terjadi setelah laporan Departemen Perdagangan Amerika Serikat menunjukkan inflasi tahunan naik 3,7 persen dalam kurun 12 bulan hingga Juli, melampaui perkiraan pasar sebelumnya.
Koreksi tersebut menekan ketiga indeks utama. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 113,52 poin atau 0,21 persen ke level 53.463,88. Indeks S&P 500 tergelincir 1,58 poin atau 0,02 persen menjadi 7.675,70, sementara Nasdaq Composite terkoreksi 21,10 poin atau 0,08 persen ke posisi 26.130,20. Rilis data terpisah juga mencatat bahwa pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal II berada di level 1,5 persen.
Kini perhatian investor beralih ke pidato Ketua The Fed Kevin Warsh dalam simposium Jackson Hole yang dijadwalkan pada Jumat (28/8). Berdasarkan pantauan CME FedWatch, probabilitas penyesuaian suku bunga acuan pada pertemuan Federal Reserve bulan September berada di posisi 38,1 persen.
Saat Prabowo Tinjau Korban Gempa di NTT, Cek Posko-Minta BRIN Buat Desalinasi

Di bursa S&P 500, sektor kesehatan menjadi penekan terbesar dengan penurunan hingga 1 persen, di antaranya terbebani oleh penurunan saham Moderna sebesar 5,8 persen usai menguat pada hari Selasa. Saham teknologi Nvidia terkoreksi 1,6 persen menjelang publikasi laporan keuangan kuartalan, sedangkan saham pembuat TurboTax, Intuit, turun 3,2 persen lantaran proyeksi pendapatan tahunan yang berada di bawah ekspektasi analis.
Sebaliknya, beberapa saham berkapitalisasi besar berhasil menahan penurunan indeks lebih dalam. Saham Meta naik hampir 1,1 persen seiring tercapainya kesepakatan damai bernilai hingga USD 18 miliar serta rencana perubahan fitur Facebook dan Instagram untuk menyelesaikan gugatan dari sejumlah negara bagian terkait dampak pada anak-anak. Penguatan juga dicatatkan oleh saham Apple yang naik 1,1 persen, CrowdStrike naik 2 persen jelang rilis kinerja kuartal II, serta produsen kopi Folgers, J.M. Smucker, yang melonjak 4,3 persen setelah memproyeksikan penurunan penjualan tahunan yang lebih moderat.
Biasa Garap Mobil, Toko Audio Ini Pernah Pasang Sound System di Jet Pribadi

Selain dinamika ekonomi domestik, pasar mencermati laporan juru bicara Garda Revolusi Iran mengenai kesepakatan antara Teheran dan Oman terkait pembagian kawasan serta pendapatan jalur Selat Hormuz.
Secara keseluruhan, jumlah saham yang melemah mendominasi perdagangan bursa AS. Di NYSE, rasio saham yang turun dibanding yang naik tercatat 1,16 banding 1, dengan 144 saham menyentuh level tertinggi baru dan 66 saham menyentuh level terendah baru. Di Nasdaq, pergerakan negatif lebih dominan dengan 2.745 saham melemah dan 1.983 saham menguat, atau berbanding 1,38 banding 1. Total volume perdagangan di seluruh bursa AS mencapai 14,2 miliar saham, berada di bawah rata-rata 20 hari perdagangan terakhir sebesar 16,2 miliar saham.






