Instalasi perangkat tata suara umumnya lazim ditemukan pada kendaraan darat seperti mobil harian maupun bus. Namun, bengkel spesialis audio asal Jakarta Selatan, Sterindo Autosound, mencatatkan pengalaman berbeda ketika dipercaya merombak sistem hiburan di dalam sebuah jet pribadi.
Sandy, pemilik Sterindo Autosound, mengungkapkan bahwa proyek pemasangan audio pada pesawat jet tersebut dikerjakan sekitar era 2020-an. Kepercayaan itu datang dari seorang pelanggan lama yang sebelumnya kerap memodifikasi tata suara pada sejumlah koleksi mobil pribadinya di bengkel tersebut.
Perangkat Khusus dan Pengujian Udara
Untuk memenuhi kebutuhan ruang kabin jet pribadi buatan Amerika Serikat berkode registrasi 'N' tersebut, tim Sterindo Autosound menyematkan rangkaian perangkat premium. Komponen yang dipasang meliputi sistem speaker 3-way Focal Flax Evo PS165 FXE, amplifier Rockford Fosgate, subwoofer Dominations Buddy 8, serta processor Dominations Call-O-Sum seri 8425 dan 6425.
Kebakaran Hutan di Aljazair Tewaskan 12 Orang

Proses pengerjaan teknis berlangsung intensif selama tiga hari kerja. Berbeda dengan instalasi mobil yang cukup diuji di darat, pengerjaan audio pesawat menuntut protokol ketat untuk memastikan tidak ada gangguan sinyal atau intervensi frekuensi terhadap instrumen penerbangan.
Pengujian sistem harus dilakukan langsung saat pesawat mengudara. Sandy mencatat biaya parkir di landasan mencapai Rp 57 juta untuk sekali mendarat, dengan total pengeluaran mencapai Rp 114 juta untuk dua kali proses pendaratan selama sesi uji coba di udara berlangsung.
Saat Prabowo Tinjau Korban Gempa di NTT, Cek Posko-Minta BRIN Buat Desalinasi

Perjalanan dari Hobi Menjangkau Beragam Moda
Ketertarikan Sandy terhadap dunia tata suara bermula dari hobi pada 1998. Langkah profesionalnya kemudian diwujudkan dengan mendirikan Sterindo Autosound pada 2008 yang awalnya beroperasi di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, sebelum akhirnya berpindah lokasi ke Gandaria sekitar tahun 2019.
Seiring berjalannya waktu, portofolio pengerjaan instalasinya terus meluas melampaui kendaraan roda empat standar. Sandy menuturkan workshop miliknya telah menangani modifikasi audio untuk mobil, bus pariwisata, kapal, pesawat jet pribadi, hingga audio rumahan, menyisakan kereta api sebagai moda yang belum pernah digarap.






