berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

Video, Jika Bunga The Fed Akhir Tahun Naik, Ini Efeknya ke IHSG-Rupiah

Marthen TandirerungDiterbitkan 9 Sep 2026 - 16.00 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Video, Jika Bunga The Fed Akhir Tahun Naik, Ini Efeknya ke IHSG-Rupiah
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pasar modal dan nilai tukar domestik kembali menghadapi tantangan pengetatan moneter global menyusul proyeksi kenaikan suku bunga acuan bank sentral Amerika Serikat (The Fed). Jika The Fed menaikkan suku bunganya sebesar 25 hingga 50 basis poin (bps) hingga akhir tahun 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak dalam rentang yang sangat dinamis, yakni berpeluang menyentuh level 7.000 hingga 7.300 pada skenario terbaik, namun berisiko merosot ke level 6.000 dalam skenario negatif.

Pergerakan IHSG tersebut dinilai sangat bergantung pada kombinasi arah kebijakan Fed Funds Rate (FFR), respons suku bunga Bank Indonesia (BI Rate), dan stabilitas nilai tukar Rupiah. Ekspektasi pasar terhadap lonjakan suku bunga The Fed sendiri dipicu oleh tingginya volatilitas pasar dan rilis data makroekonomi AS terkini.

Baca Juga

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027

Faktor Pemicu Kebijakan The Fed dan Imbasnya ke Aset Domestik

Direktur Utama Recapital Asset Management, Nurdiaz Alvin Pattisahusiwa, menjelaskan bahwa prospek pengetatan lanjutan oleh The Fed tidak lepas dari indikator tenaga kerja dan tekanan harga di AS. Data non-farm payroll (NFP) yang tercatat masih cukup kuat serta tren inflasi AS yang tetap tinggi menjadi dasar kuat bagi pelaku pasar untuk memperkirakan kenaikan suku bunga FFR hingga 25–50 bps sampai pengujung 2026.

Baca Juga

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak Menguat

Dalam wawancara program Power Lunch bersama jurnalis CNBC Indonesia Andi Shalini pada Rabu (09/09/2026), Nurdiaz memaparkan implikasi tren higher-for-longer ini terhadap instrumen investasi lainnya, termasuk pasar obligasi pemerintah dan reksa dana:

  • Surat Berharga Negara (SBN): Imbal hasil (yield) SBN bertenor 10 tahun diproyeksikan berada di kisaran 6,7% hingga 7,8%, dengan estimasi titik tengah berpotensi mencapai 7,2%.
  • Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT): Dengan posisi imbal hasil SBN 10 tahun yang berada di level 7,1% hingga 7,2%, instrumen RDPT dinilai masih menawarkan potensi imbal hasil yang cukup positif bagi investor.
  • Arah BI Rate: Bank Indonesia diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) hingga akhir tahun 2026, meski langkah ini tetap sangat dipengaruhi oleh kebijakan The Fed dan tekanan pada kurs Rupiah.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

RupiahThe FedIHSGSBN

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga · 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi · 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional · 16 Sep 2026
  5. 5Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan KetentuannyaNasional · 25 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap