Lintasarta bersama Infobank menggelar forum Lintasarta Executive Dialogue di Jakarta untuk merespons kebutuhan industri perbankan nasional terhadap infrastruktur teknologi yang fleksibel dan terukur. Pertemuan bertajuk "Mastering Digital Infrastructure in the Intelligent Banking Era Through Bandwidth on Demand (BWoD)" ini mempertemukan para pimpinan perbankan nasional dan multinasional yang tergabung dalam Himbara, Perbanas, dan Asbanda, serta perwakilan dari Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Anggota Dewan Komisioner OJK periode 2022–2026, Sophia Isabella Wattimena, menekankan bahwa penguatan infrastruktur teknologi menjadi elemen penting dalam menopang keberlanjutan transformasi digital di sektor keuangan.
Kebutuhan kapasitas konektivitas perbankan diketahui kerap melonjak secara berkala pada momentum tertentu, seperti penutupan buku akhir bulan (month-end), penutupan akhir tahun (year-end closing), pemrosesan gaji (payroll), pengujian pemulihan bencana (disaster recovery), hingga peluncuran aplikasi baru. Fluktuasi lalu lintas data ini menuntut jaringan yang dapat disesuaikan tanpa kendala teknis yang memakan waktu.
KMP Virgo Transport 8 Mengalami Kemiringan di Masalembo, 143 Penumpang Berhasil Dievakuasi

President Director & CEO Lintasarta, Armand Hermawan, menyampaikan bahwa laju digitalisasi perbankan membutuhkan dukungan infrastruktur yang mampu bergerak seirama dengan perubahan kebutuhan bisnis secara cepat. Menjawab tantangan tersebut, Lintasarta memperkenalkan solusi Bandwidth on Demand (BWoD).
Solusi BWoD memungkinkan institusi perbankan mengelola kapasitas bandwidth secara mandiri dan dinamis. Layanan ini menyediakan alokasi kapasitas hingga 1 Gbps pada wilayah yang telah memiliki kesiapan teknis, dengan fitur peningkatan maupun penurunan kapasitas secara fleksibel melalui Super Apps Ultima. Setelah instalasi dan konfigurasi awal rampung, penyesuaian bandwidth berikutnya dapat dijalankan langsung oleh pengguna tanpa perlu pengajuan pesanan manual ataupun pemasangan perangkat baru.
BBM Langka di Sulsel, Sistem Ganjil Genap Diterapkan untuk Kendalikan Antrean Membludak

Secara arsitektur, BWoD merupakan bagian dari penerapan Lintasarta Intelligent Core. Sistem ini menghubungkan pengguna, Super Apps Ultima, Intelligent Core Engine, dan core network guna mendukung proses eksekusi seketika (real-time execution) serta pengambilan keputusan otomatis (autonomous decisioning).
Pada tahap awal implementasi, layanan BWoD dijadwalkan hadir di 84 kota di Pulau Jawa pada 2026, sebelum cakupan layanannya diperluas secara bertahap ke tingkat nasional.






