Kobaran api yang menghanguskan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Nangkaleah di Kampung Cioray, Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya berhasil dipadamkan pada Kamis (27/8) malam. Operasi pemadaman intensif yang berlangsung sejak Rabu (26/8) tersebut berhasil menghentikan perambatan api yang sempat melahap lahan seluas 5 hektare.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Roni AKS, mengonfirmasi bahwa seluruh titik api utama telah berhasil dikendalikan berkat kerja sama tim gabungan dari berbagai instansi. Petugas pemadam kebakaran kini memusatkan fokus pada proses pendinginan untuk mencegah munculnya kembali titik api dari material sampah.
IKN Siaga 1! Api Kebakaran di 319 Hektare Lahan Belum Padam

Komandan Kodim 0612 Tasikmalaya, Letkol Czi M Imvan Ibrahim, menyampaikan bahwa sebanyak 80 personel gabungan dikerahkan ke lokasi guna mencegah kebakaran meluas ke area permukiman warga. Penanganan darurat ini melibatkan koordinasi antara Kodim 0612 Tasikmalaya, Yonif TP 939 Macan Putih, Brimob, BPBD Provinsi Jawa Barat, BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Damkar, PMI, hingga relawan Tagana.
Proses pemadaman menghadapi rintangan berat di lapangan akibat tingginya kandungan gas metana yang menyulut tumpukan sampah plastik dan lahan kering di bawah tebing. Dampak fenomena El Nino yang melanda wilayah tersebut juga memaksa 5 unit mobil damkar dan 5 unit tangki penyuplai mengambil pasokan air dari Sungai Cikunteun yang berjarak cukup jauh dari titik kebakaran.
Kejagung Gelar Rakor Bareng Kortas hingga KPK, Febrie Segera Disidang

Medan terjal serta pekatnya asap sempat menyebabkan dua petugas Damkar Kabupaten Tasikmalaya dievakuasi akibat kelelahan parah dan mengalami sesak napas saat bertugas. Peristiwa pada akhir Agustus ini tercatat sebagai kebakaran terbesar di TPA Nangkaleah setelah lokasi tersebut sempat mengalami tiga kali insiden kebakaran selama musim kemarau 2026.






