PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) resmi mengambil langkah untuk menguasai 100 persen saham PT Digital Aplikasi Solusi (Digiserve). Aksi korporasi ini ditempuh guna memperluas pasar business to business (B2B) di bidang teknologi informasi dan komunikasi (information and communication technology/ICT) serta mengejar potensi pertumbuhan pada segmen korporasi (enterprise).
Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine menjelaskan bahwa kepemilikan penuh ini dirancang agar operasional Digiserve dapat terintegrasi langsung ke dalam ekosistem B2B ICT milik Telkom Group. Langkah integrasi ini ditujukan untuk mendongkrak performa lini korporasi yang saat ini masih memiliki ruang pertumbuhan cukup besar.
Menurut Veranita, segmen enterprise saat ini masih menyumbang kurang dari 15 persen terhadap total pendapatan Telkom. Perseroan mematok tolok ukur pada sejumlah perusahaan telekomunikasi global, di mana kontribusi bisnis segmen enterprise sudah mampu menyumbang porsi 20 hingga 40 persen terhadap total pendapatan grup.
Danantara Ungkap Kriteria Sektor Layak Investasi, Apa Saja?

Skema Transaksi dan Riwayat Kepemilikan
Rencana pengambilalihan saham Digiserve telah disampaikan oleh manajemen perusahaan pada Rabu (2/9). Dalam skema transaksi tersebut, Telkom akan membeli seluruh porsi saham Digiserve dari pemegang saham sebelumnya, yakni PT Multimedia Nusantara dan Trihono Edhie Laksono.
Realisasi transaksi pengambilalihan ini belum sepenuhnya selesai secara langsung. Pelaksanaannya masih harus melalui proses persetujuan korporasi sesuai anggaran dasar serta aturan internal masing-masing entitas, di samping pemenuhan ketentuan yang dipersyaratkan dalam perjanjian pengambilalihan.
Penjualan 7.172 Pouch Makanan Kucing Halal Pecahkan Rekor Guinness World Records

Sebelumnya, Digiserve dibentuk sebagai entitas patungan antara Telkom dan perusahaan telekomunikasi asal Australia, Telstra Corporation Limited, yang beroperasi dengan nama Telkomtelstra. Restrukturisasi kepemilikan berlangsung pada 2021 ketika Telkom Group melalui PT Multimedia Nusantara (TelkomMetra) membeli 49 persen saham milik Telstra. Setelah seluruh kepemilikan beralih ke Telkom Group, entitas tersebut berganti identitas menjadi Digiserve by Telkom Indonesia.






