berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Nasional

TAUD, Hari Ini Serangan Air Keras Dibalas Impunitas

Marthen TandirerungDiterbitkan 8 Sep 2026 - 06.05 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
TAUD, Hari Ini Serangan Air Keras Dibalas Impunitas
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengecam putusan banding Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta atas perkara teror penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Eksternal Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Koalisi menilai putusan tersebut meringankan hukuman para pelaku sekaligus melanggengkan impunitas.

Perwakilan TAUD Fadhil Alfathan menegaskan kekecewaan tersebut dalam konferensi pers di depan Mahkamah Agung, Senin (7/9). "Kami menyatakan bahwa hari ini serangan air keras dibalas impunitas, terdakwa dihukum ringan, dan 16 lebih OTK itu masih bebas," kata Fadhil.

Dalam putusan banding Nomor 56-K/PMT-II/BDG/AL/VI/2026, majelis hakim menjatuhkan vonis 2 tahun dan 6 bulan penjara kepada Terdakwa I Sersan Dua Edi Sudarko. Sementara itu, Terdakwa II Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi dijatuhi hukuman 2 tahun penjara. Melalui putusan yang sama, pengadilan membatalkan pidana tambahan berupa pemecatan dari dinas militer terhadap Edi Sudarko dan Budhi Hariyanto Widhi.

Baca Juga

Water Bombing TNI AU Akan Dikerahkan Padamkan Kebakaran TPA Galuga Bogor

Water Bombing TNI AU Akan Dikerahkan Padamkan Kebakaran TPA Galuga Bogor

Majelis hakim membatalkan pemecatan tersebut dengan mempertimbangkan hasil pemeriksaan psikologi, catatan bahwa keduanya bukan residivis, pengakuan atas perbuatan yang dilakukan, kondisi keluarga, serta ketidakhadiran korban dalam persidangan tingkat pertama. Pada berkas perkara yang sama, Terdakwa III Kapten Nandala Dwi Prasetyo divonis 2 tahun penjara, sedangkan Terdakwa IV Letnan Satu Sami Lakka dihukum 1 tahun dan 6 bulan penjara.

TAUD menyoroti putusan ini menutup pengusutan persoalan yang lebih luas. Berdasarkan temuan koalisi, terdapat lebih dari 16 orang yang diduga terlibat dalam rangkaian serangan terhadap Andrie Yunus namun hingga kini belum diproses secara hukum.

Baca Juga

Kebakaran di Kawasan TPA Galuga, Bupati Bogor Sebut Masih Ada Titik Api

Kebakaran di Kawasan TPA Galuga, Bupati Bogor Sebut Masih Ada Titik Api

Peristiwa penyerangan air keras itu sendiri terjadi pada 12 Maret 2026. Saat insiden berlangsung, Andrie tengah mengajukan uji materi terhadap Undang-Undang Peradilan Militer dan Undang-Undang TNI ke Mahkamah Konstitusi. Perwakilan koalisi, Jane Rosalina, menilai aksi teror tersebut bukan tindakan personal, melainkan bagian dari pola kekerasan terhadap pembela HAM dan aktivis di Indonesia.

Menyikapi hasil banding tersebut, TAUD mendesak pemenuhan tiga tuntutan: mencopot dan mengadili seluruh pelaku hingga aktor intelektualnya, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem Peradilan Militer, serta memastikan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pemulihan bagi Andrie Yunus beserta keluarganya.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Water Bombing TNI AU Akan Dikerahkan Padamkan Kebakaran TPA Galuga BogorKebakaran di Kawasan TPA Galuga, Bupati Bogor Sebut Masih Ada Titik ApiMenhub, Bandara Soetta, Halim, dan Husein Sastranegara Kembali DibukaTelkom Pangkas Anak Usaha dari 68 Jadi 18, Ini Dampaknya ke KinerjaSatgas PASTI Setop 951 Pinjol Ilegal, Kerugian Tembus Rp 206 MiliarTekan Impor, Bio Farma Dorong TKDN Capai 71 PersenPolitikus PDIP Ellen Taroreh Polisikan Sejumlah Akun MedsosHelikopter Water Bombing Dikerahkan Padamkan Karhutla Gunung Ijen

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap