berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

Tantangan Wilayah Luas dan Pelayanan Publik, Prabowo Soroti Perbedaan Skala RI dan Singapura

Usat BalangDiterbitkan 10 Sep 2026 - 00.06 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Tantangan Wilayah Luas dan Pelayanan Publik, Prabowo Soroti Perbedaan Skala RI dan Singapura
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia menghadapi tantangan yang jauh lebih besar dan kompleks dibandingkan negara-negara dengan wilayah serta populasi yang lebih kecil. Kondisi geografis Indonesia yang sangat luas menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada seluruh lapisan masyarakat.

Pernyataan tersebut diutarakan Prabowo saat berpidato pada Perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, pada Rabu (9/9/2026). Dalam kesempatan itu, Prabowo menggarisbawahi bahwa besarnya skala negara secara langsung berbanding lurus dengan besarnya masalah yang harus diselesaikan oleh pemerintah.

Perbandingan Skala dan Fasilitas Pendidikan

Untuk menggambarkan disparitas skala tersebut, Prabowo membandingkan kondisi pengelolaan pendidikan di Indonesia dengan Singapura. Ia memaparkan bahwa Singapura hanya memiliki sekitar 300 sekolah untuk jenjang pendidikan dasar hingga menengah. Sementara itu, Indonesia harus mengelola lebih dari 300.000 sekolah di berbagai wilayah.

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Tantangan pengelolaan tersebut semakin berat karena persebaran fasilitas pendidikan di Indonesia berada di medan geografis yang sangat beragam dan menantang.

"Kita banyak kekurangan, kita banyak tantangan. Kita negara sangat besar ya berarti masalahnya juga masalah besar," ujar Prabowo. Ia menekankan bahwa sekolah-sekolah di Tanah Air tersebar hingga ke ujung gunung dan pulau yang jauh, sehingga menghadirkan tantangan besar dalam pemerataan fasilitas dan layanan.

Optimisme Menuju 2050

Kendati dihadapkan pada bentang alam yang luas dan berbagai persoalan pelik, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tetap berdiri kukuh. Ia menyatakan rasa syukurnya bahwa di usia ke-81, bangsa Indonesia tetap bersatu meski memiliki keberagaman, serta semakin kuat dalam menghadapi masa depan.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Prabowo juga mengangkat pandangan para pakar dan institusi internasional mengenai masa depan perekonomian nasional. Menurutnya, seluruh pakar dan institusi dunia memproyeksikan Indonesia akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat di dunia pada tahun 2050.

Menutup arahannya, Prabowo berpesan secara khusus kepada generasi muda. Ia mengajak anak-anak muda untuk berani mengambil tanggung jawab dalam mengawal dan meneruskan kebangkitan bangsa Indonesia menuju masa depan yang diproyeksikan tersebut.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoPartai Demokrat

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga 路 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi 路 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional 路 16 Sep 2026
  5. 5Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan KetentuannyaNasional 路 25 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap