Kebakaran hebat yang melanda deretan lapak semipermanen di Jalan Srengseng Raya, Kembangan, Jakarta Barat, belum padam sepenuhnya setelah berkobar sekitar 12 jam. Hingga Sabtu (5/9/2026) siang sekitar pukul 12.01 WIB, asap hitam pekat masih tampak membubung tinggi dari tumpukan material yang hangus di lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran di lapangan terus berupaya menyemprotkan air ke titik-titik api yang masih tersisa serta mengurai puing-puing material agar kebakaran benar-benar mati total. Kobaran api utama sebenarnya telah berhasil dipadamkan dan beralih ke tahap pendinginan sejak pukul 07.29 WIB. Kendati demikian, area yang terbakar merupakan tempat pengumpulan dan penyortiran barang bekas, sehingga material yang menumpuk membuat bara api di lapisan bawah memerlukan penanganan ekstra. Petugas juga masih menunggu kedatangan alat berat jenis backhoe guna membantu membongkar dan mengurai timbunan barang yang terbakar.
Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Peristiwa kebakaran ini pertama kali dilaporkan warga ke pihak pemadam kebakaran pada tengah malam, sekitar pukul 00.01 WIB. Menanggapi laporan tersebut, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan kekuatan sebanyak 23 unit mobil pompa air beserta 115 personel untuk menjinakkan api di lokasi.
Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Hingga saat ini, penyebab pasti serta kronologi awal munculnya api di kawasan lapak barang bekas tersebut masih belum diketahui.






