berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman OnlinePopuler
Beranda/Politik

Singapura Terancam "Kiamat", Bocah-Bocah Kini Mau Diberi Rp 835 Juta

Marthen TandirerungDiterbitkan 1 Sep 2026 - 00.42 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Singapura Terancam "Kiamat", Bocah-Bocah Kini Mau Diberi Rp 835 Juta
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pemerintah Singapura mengambil langkah agresif untuk menghadapi ancaman krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Negara kota tersebut meluncurkan rangkaian kebijakan baru, termasuk pemberian paket bantuan senilai lebih dari SG$60.000 atau sekitar Rp835,7 juta (dengan asumsi kurs Rp13.929 per dolar Singapura) untuk setiap anak berstatus warga negara sejak lahir hingga berusia 17 tahun.

Langkah ini menandai pergeseran arah kebijakan bantuan keluarga di Singapura. Dalam pidato National Day Rally, Perdana Menteri Lawrence Wong menegaskan bahwa pemerintah ingin melakukan perombakan mendasar dalam sistem pendampingan keluarga, bukan sekadar penyesuaian minor dari program yang telah berjalan sebelumnya.

Wong menyebutkan, pemerintah berupaya keluar dari skema lama yang selama ini cenderung bertumpu pada subsidi di sekitar masa kelahiran anak. Melalui kerangka kebijakan baru, dukungan kini diperluas secara bertahap sepanjang masa tumbuh kembang anak, mencakup pemangkasan biaya penitipan anak, perpanjangan masa cuti orang tua, hingga pembukaan akses yang lebih luas bagi keluarga muda untuk memperoleh perumahan publik.

Baca Juga

Survei Median, 56,2 Persen Publik Puas Kinerja Prabowo-Gibran

Survei Median, 56,2 Persen Publik Puas Kinerja Prabowo-Gibran

Penurunan Angka Kelahiran Kian Mengkhawatirkan

Intervensi besar-besaran ini didorong oleh penurunan tajam pada tingkat kesuburan total (total fertility rate/TFR) Singapura. Pada 2025, TFR Singapura tercatat merosot ke level 0,87, turun dibandingkan angka 0,97 pada tahun sebelumnya. Angka tersebut terpaut sangat jauh dari batas ideal 2,1, yakni tingkat minimum yang dibutuhkan suatu negara untuk menjaga stabilitas populasi tanpa bergantung pada arus migrasi.

Kondisi serupa dialami sejumlah negara di kawasan Asia Timur. Korea Selatan masih mencatatkan TFR di kisaran 0,8 kendati telah memperluas berbagai program tunjangan pengasuhan anak. Sementara itu, Jepang mengalami tren penurunan angka kelahiran selama satu dekade penuh hingga menyentuh rekor terendah di level 1,14 pada 2025.

Tantangan Sosial dan Beban Dunia Usaha

Asisten Profesor Ekonomi dari Nanyang Technological University, Chua Yeow Hwee, menilai pendekatan jangka panjang Singapura lebih menjanjikan dibandingkan skema bonus tunai yang diberikan sekaligus di awal. Menurutnya, kebijakan tersebut secara realistis mengakui bahwa beban finansial serta waktu untuk membesarkan anak berlangsung selama bertahun-tahun.

Baca Juga

Siaga Perang Baru NATO vs Rusia, Tangan Kanan Putin Kasih Kode

Siaga Perang Baru NATO vs Rusia, Tangan Kanan Putin Kasih Kode

Kendati demikian, Chua mengingatkan adanya tantangan bagi sektor usaha. Skema perpanjangan cuti orang tua berpotensi meningkatkan beban operasional bagi perusahaan swasta. Ketika seorang pekerja mengambil hak cutinya dalam jangka waktu yang panjang, beban pekerjaan harus dialihkan kepada pihak lain, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai siapa yang pada akhirnya menanggung biaya kompensasi operasional tersebut.

Di sisi lain, peneliti senior Institute of Policy Studies, Kalapana Vignehsa, menekankan bahwa penyediaan stimulus finansial relatif lebih mudah dibandingkan mengurai hambatan struktural yang berakar pada persoalan sosial dan budaya. Menurut Vignehsa, dampak dari kebijakan ini diperkirakan membutuhkan waktu beberapa dekade untuk terlihat secara nyata, layaknya mengubah arah pergerakan gunung es yang bergerak lambat.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Singapura

Berita Terbaru Lainnya

Pemkot Makassar-BPN Perkuat Kolaborasi, Fokus Lindungi Aset KotaPohon Tumbang Timpa Rumah di Teluknaga Tangerang, Satu Anak Meninggal DuniaPakar Sorot Langkah Pemerintah Beli Timah Hasil Tambang Warga BabelSoal Merger BUMN Karya, Bos Danantara Ungkap Kabar TerbaruBulan Depan Danantara Kebut Selesaikan Masalah Pembangunan LRT CityKomisi Ojol dan Harga Gocap Jadi Isu, Ini Kata Bos GOTO Hingga AnalisSurvei Median, 56,2 Persen Publik Puas Kinerja Prabowo-GibranApi Melahap Permukiman di Gambir Padam, 880 Warga Terdampak

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPinjaman Online

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap