Pertamina Talks Episode 2 dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 27 Agustus 2026, mulai pukul 15.00 hingga 16.30 WIB. Mengusung tema "Hobi Jaga Bumi, Eh Jadi Profesi", diskusi ini menghadirkan Shana Fatina selaku Sustainable Energy Expert sekaligus pendiri Komodo Water untuk mengupas peluang karier ramah lingkungan dan penerapan model bisnis hijau.
Bagi masyarakat maupun profesional yang ingin menekuni karier di bidang keberlanjutan (green jobs), pemaparan ini memberikan wawasan operasional tentang cara mengubah kepedulian lingkungan menjadi profesi yang berkelanjutan. Berikut adalah panduan mengikuti siaran daring serta langkah-langkah memahami ekosistem karier keberlanjutan.
Langkah Mengakses Siaran Pertamina Talks Episode 2
Diskusi daring ini disiarkan secara luas di berbagai saluran digital resmi. Ikuti langkah-langkah berikut untuk menyaksikan siarannya:
1. Pilih saluran siaran digital resmi Sesi diskusi dapat ditonton secara langsung melalui laman detik.com, kanal YouTube resmi detikcom dan Pertamina, akun Instagram @detikfinanceofficial, serta akun TikTok detikcom.
1. Catat dan pasang pengingat jadwal siaran Acara dimulai tepat pada hari Kamis, 27 Agustus 2026 pukul 15.00-16.30 WIB. Menyiapkan notifikasi pada platform pilihan membantu Anda mengikuti diskusi dari awal sesi.
TKDN 71,14%, Kontribusi Nyata Pertamina dan Motor Penggerak Industri

1. Buka platform menjelang waktu tayang Akses kanal pilihan beberapa menit sebelum pukul 15.00 WIB guna memastikan koneksi internet stabil dan siaran berjalan lancar.
Membangun Pola Pikir untuk Menekuni Green Jobs
Dalam lanskap industri modern, Shana Fatina memandang keberlanjutan bukan semata nilai moral atau gerakan aktivisme, melainkan model bisnis yang dapat berfungsi secara nyata di dunia profesional. Perjalanan kariernya diawali dari latar belakang teknik industri di Institut Teknologi Bandung (ITB) sebelum ia mendalami ilmu lingkungan, lalu mendirikan Tinamitra Mandiri dan mengembangkan ekosistem bisnis sejak 2010 di sektor energi bersih, tata kelola limbah, hingga pemberdayaan komunitas.
Untuk memulai atau beralih ke karier berbasis keberlanjutan, langkah-langkah pola pikir berikut dapat diterapkan:
1. Mengubah masalah lingkungan menjadi peluang solusi Peluang kerja di sektor hijau terbuka bagi siapa saja dari seluruh latar belakang pendidikan. Kunci utamanya adalah memiliki cara pandang yang jeli melihat persoalan lingkungan di sekitar sebagai ruang untuk menciptakan solusi fungsional.
PT DSI Bakal Terapkan Biaya Tata Kelola Ekspor Komoditas Strategis

1. Mempelajari diversifikasi inisiatif berkelanjutan Karier hijau mencakup spektrum yang luas, mulai dari energi bersih, daur ulang limbah, hingga teknologi. Hal ini tecermin dari ragam inisiatif yang dikembangkan Shana, seperti Tinagas, B3T, Sirkular.AI, hingga Instellar Impact.
1. Membangun kolaborasi lintas sektor Keberlanjutan memerlukan sinergi operasional antara masyarakat, pelaku usaha, dan korporasi agar setiap solusi yang dirancang dapat bertahan dalam jangka panjang.
Memahami Penerapan Nyata Ekonomi Sirkular di Lapangan
Pembahasan Pertamina Talks Episode 2 juga menggarisbawahi pentingnya implementasi nyata konsep ekonomi sirkular. Salah satu contoh nyata yang disorot adalah program UCOllect Box, yaitu fasilitas pengumpulan minyak jelantah yang kini telah disediakan di sejumlah SPBU Pertamina.
Bagi Shana Fatina, inisiatif UCOllect Box merupakan contoh konkret rantai ekonomi sirkular yang terintegrasi langsung dengan fasilitas publik. Praktik semacam ini menunjukkan bagaimana limbah rumah tangga dapat dikumpulkan secara sistematis melalui kolaborasi lintas sektor, sekaligus menjadi model percontohan bagi pengembangan karier dan ekosistem bisnis hijau di Indonesia.






