berputar.id
BerandaNewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Nasional

September Diprediksi Puncak Karhutla, OMC-Water Bombing Dimaksimalkan

Bambang SetiawanDiterbitkan 1 Sep 2026 - 00.16 · 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
September Diprediksi Puncak Karhutla, OMC-Water Bombing Dimaksimalkan
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Bulan September diprediksi menjadi puncak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus periode krusial dalam upaya pengendalian karhutla di Indonesia.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyampaikan bahwa penanganan karhutla selama sebulan ke depan menjadi fokus utama menyusul prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Berdasarkan informasi BMKG, potensi curah hujan diperkirakan baru akan muncul pada awal Oktober, sehingga September menjadi fase paling menantang dalam operasi pemadaman.

Pemerintah memfokuskan pengerahan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dinilai sebagai metode penanganan paling efektif selama jendela operasional masih tersedia. Selain memaksimalkan OMC, strategi terpadu yang dijalankan mencakup pengeboman air (water bombing) dari udara serta pengerahan tim darat.

Kementerian Kehutanan juga berupaya menambah kekuatan di lapangan dengan mengerahkan lebih dari 1.000 personel tambahan melalui mekanisme Bawah Kendali Operasi (BKO).

Baca Juga

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Daryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa Besar

Pantauan Sebaran Titik Panas di Daerah

Berdasarkan pemantauan terkini, sejumlah wilayah di Pulau Kalimantan dan Sumatra mencatatkan pergerakan titik panas (hotspot) serta titik api (fire spot).

Di wilayah Kalimantan Barat, lonjakan signifikan terjadi dengan kenaikan 3.553 hotspot sehingga total mencapai 7.377 titik. Titik api di provinsi tersebut juga naik 16 titik menjadi 72 titik, dengan jarak pandang terpantau menurun hingga kurang dari 1 km.

Di Kalimantan Tengah, hotspot tercatat turun 147 titik menjadi 5.244 titik, namun titik api bertambah 16 titik menjadi 72 titik dengan visibilitas kurang dari 1 km. Sementara di Kalimantan Selatan, hotspot turun 405 titik menjadi 504 titik, titik api naik 3 titik menjadi 55 titik, dan jarak pandang tercatat di bawah 2 km.

Baca Juga

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Sebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di Pengungsian

Untuk wilayah Pulau Sumatra, Sumatera Selatan mencatat kenaikan 209 hotspot menjadi 1.013 titik, kendati titik api turun 7 titik menjadi 11 titik dengan jarak pandang kurang dari 5 km.

Kondisi berbeda terpantau di Riau, di mana hotspot turun 202 titik menjadi 62 titik dan titik api berkurang 2 menjadi 12 titik dengan jarak pandang berkisar 4–5 km. Di Jambi, hotspot turun 86 titik menjadi 49 titik, dengan 4 titik api tercatat serta jarak pandang berada pada rentang 6–7 km.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarhutlaRaja Juli AntoniKementerian Kehutanan

Berita Terbaru Lainnya

Bursa Mineral ICOMEX Bakal Dibentuk Hari Ini, Beroperasi 4 Januari 2027The Fed Naikkan Suku Bunga, Bursa Asia Kompak MenguatRekomendasi Saham Hari Ini, INCO, MITI, hingga DPUMDaryono Gempa Pangalengan Bukan Pertanda Pasti Adanya Gempa BesarSebulan Gempa NTT, Warga Palue Masih Tinggal di PengungsianRSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi OtakMenguak Misteri Keberadaan Nusron Usai KPK OTT Kasus HGB SummareconPurbaya Jadi Menkeu Setahun, Berapa Uang Pensiunnya?

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

Olahraga

Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?

2 Sep 2026

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

Teknologi

Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian Komdigi

25 Agu 2026

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

Nasional

Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 Triliun

16 Sep 2026

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

Nasional

Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan Ketentuannya

25 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga · 7 Agu 2026
  2. 2Jadwal China Masters 2026 Hari Ini 2 September, Live di Mana?Olahraga · 2 Sep 2026
  3. 3Menerapkan Pedoman dan Regulasi Pemanfaatan Kecerdasan Artifisial Kementerian KomdigiTeknologi · 25 Agu 2026
  4. 4Kementan Ungkap 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-abal, Diduga Rugikan Konsumen hingga Rp 89 TriliunNasional · 16 Sep 2026
  5. 5Aktivasi NIK Menjadi NPWP via Portal Coretax DJP, Tahapan dan KetentuannyaNasional · 25 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

NewsHukumEkonomiNasionalInternasionalBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap