Sebanyak 94 titik infrastruktur jalan dan jembatan tercatat mengalami kerusakan akibat gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Merespons dampak tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menerjunkan tim tanggap darurat untuk melakukan pemeriksaan teknis, pembersihan material, pengamanan jalur, serta merancang perbaikan permanen pada jalur-jalur terdampak.
Berikut rangkuman informasi dan tanya jawab terkait penanganan infrastruktur jalan nasional pascagempa Flores.
Berapa total kerusakan jalan dan jembatan akibat gempa di NTT?
Berdasarkan pendataan awal Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur, terdapat 94 titik kerusakan yang tersebar di wilayah terdampak gempa. Rincian kerusakan tersebut meliputi:
- 75 titik longsoran
- 3 titik jalan amblas
- 16 unit jembatan dan duiker (gorong-gorong)
Instruksi kesiapsiagaan dan dukungan penuh penanganan pascabencana telah diberikan oleh Menteri PU Dody Hanggodo kepada jajaran balai di NTT sejak hari pertama gempa terjadi.
Tata Cara Aktivasi Identitas Kependudukan Digital IKD Melalui Aplikasi Dukcapil dan Manfaat Layanannya

Titik mana saja yang sudah ditangani tim tanggap darurat?
Dari total data kerusakan awal, Tim Satuan Tugas Tanggap Darurat Bencana Direktorat Jenderal Bina Marga telah melakukan pemeriksaan lapangan langsung terhadap 34 titik longsoran serta 9 jembatan dan duiker.
Penanganan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan pembersihan badan jalan agar akses transportasi tidak terputus total.
Bagaimana progres pemulihan di ruas Ruteng hingga perbatasan Manggarai?
Penanganan di wilayah Manggarai difokuskan pada pembersihan material batuan dan pengamanan stabilitas lereng jalan nasional:
Ini Tol Baru di Jawa Timur Sebentar Lagi Dibuka, ke Bali Secepat Kilat

- Ruas Ruteng–Reo–Kedindi: Material batuan yang menutupi badan jalan telah disingkirkan melalui penanganan darurat, sehingga lalu lintas sudah dapat kembali melintas secara dua arah. Untuk mencegah longsor susulan, disiapkan pemasangan rock bolt, wire mesh, dan rockfall barrier.
- Ruas Ruteng–Km 210 dan Km 210–Batas Kabupaten Manggarai: Petugas membersihkan material longsoran dan batuan, memasang rambu peringatan, menutup retakan pada badan serta bahu jalan, membersihkan saluran air, dan menyiapkan penguatan lereng memakai rock bolt serta jaring pengaman.
Langkah apa yang disiapkan untuk perbaikan permanen di Ende?
Penanganan titik kerusakan di wilayah Ende meliputi ruas jalan Aegela–Batas Kota Ende, Batas Kota Ende–Detusoko, Junction–Wolowaru, hingga Wolowaru–Lianunu.
Kementerian PU menyiapkan konstruksi permanen di sejumlah titik rawan tersebut berupa:
- Pembangunan dinding penahan tanah
- Pelapisan lereng dengan shotcrete
- Pemasangan jaring aktif (active netting)
- Penataan sistem drainase guna mengendalikan aliran air permukaan dari lereng bukit
Apakah jalur logistik dan arus kendaraan di Flores masih beroperasi?
Kementerian PU memastikan 15 ruas jalan nasional yang terdampak gempa secara umum tetap fungsional. Arus lalu lintas kendaraan umum, distribusi logistik pangan, maupun pasokan bahan bakar minyak (BBM) di kawasan Flores tetap berjalan dengan lancar berkat percepatan pembersihan di titik-titik kritis.






