berputar.id
BerandaHukumEkonomiNasionalInternasionalKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNSPopuler
Beranda/Ekonomi

Ekonom, Biaya Pencegahan Karhutla Lebih Kecil Dibandingkan Kerugian Ekonomi

Ance RundenganDiterbitkan 24 Agu 2026 - 01.48 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ekonom, Biaya Pencegahan Karhutla Lebih Kecil Dibandingkan Kerugian Ekonomi
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Perkembangan fenomena El Nino yang memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat menimbulkan dampak ekonomi yang jauh lebih luas dibandingkan sekadar nilai lahan atau hutan yang terbakar. Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menegaskan bahwa kerugian akibat bencana karhutla memiliki efek berganda (multiplier effect) yang menjalar ke berbagai sektor kehidupan publik dan ekonomi.

Biaya yang dikeluarkan untuk pencegahan karhutla pada dasarnya jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan total kerugian ekonomi yang berpotensi muncul. Pemahaman mengenai efisiensi biaya pencegahan ini menjadi sangat penting dalam menyusun strategi mitigasi dampak El Nino.

Baca Juga

Ketentuan Tarif PPN 12 Persen dan Daftar Barang Kebutuhan Pokok Bebas Pajak

Ketentuan Tarif PPN 12 Persen dan Daftar Barang Kebutuhan Pokok Bebas Pajak

Memahami Multiplier Effect Bencana Karhutla

Bencana karhutla mempunyai dampak berantai yang sering kali tidak terlihat secara langsung pada hari pertama kejadian. Kebakaran yang bermula di kawasan hutan dan lahan dapat merembet menjadi persoalan kompleks yang melemahkan sendi-sendi ekonomi masyarakat melalui beberapa tahapan dampak:

  1. Gangguan Kesehatan dan Biaya Medis: Munculnya kabut asap akibat kebakaran meningkatkan gangguan pernapasan di kalangan masyarakat. Kondisi ini secara langsung memicu kenaikan biaya layanan kesehatan yang harus ditanggung oleh publik.
  1. Penurunan Produktivitas Kerja dan Sekolah: Memburuknya kualitas udara akibat paparan asap mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah dan menurunkan produktivitas para pekerja secara signifikan.
  1. Gangguan Transportasi dan Logistik: Dampak kebakaran menjalar ke sektor transportasi dan penerbangan, yang kemudian mengganggu kelancaran distribusi barang, perdagangan lokal, serta mobilitas aktivitas harian masyarakat.
  1. Pelemahan Daya Hidup Masyarakat: Akumulasi dari terganggunya kesehatan, pekerjaan, jalur logistik, dan aktivitas sekolah pada akhirnya bermuara pada melemahnya kegiatan ekonomi serta daya hidup masyarakat secara keseluruhan.

Menakar Dampak Kekeringan dan Tekanan Sektor Pangan

Di samping dampak kabut asap secara langsung, perkembangan El Nino yang disertai kondisi kering berkepanjangan memberikan tekanan berat pada wilayah-wilayah yang bertumpu pada sektor pertanian. Pemetaan dampak lanjutan pada sektor pangan mencakup hal-hal berikut:

Baca Juga

OJK Sediakan Layanan iDebKu Bebas Biaya untuk Cek Riwayat Kredit SLIK secara Daring

OJK Sediakan Layanan iDebKu Bebas Biaya untuk Cek Riwayat Kredit SLIK secara Daring
  1. Penurunan Ketersediaan Air: Kondisi kering yang berlangsung lama memengaruhi pasokan dan ketersediaan air yang sangat dibutuhkan untuk kelangsungan lahan pertanian.
  1. Penurunan Produksi Pangan: Keterbatasan air dan kekeringan lahan secara langsung menekan volume produksi bahan pangan di daerah terdampak.
  1. Tekanan Harga dan Pendapatan: Jika kondisi kering dan gangguan produksi pangan berlangsung cukup lama, dampaknya muncul dalam bentuk tekanan kenaikan harga pangan di pasar serta terjadinya penurunan pendapatan masyarakat.

Mengukur Nilai Nyata dari Anggaran Pencegahan Bencana

Upaya pencegahan bencana merupakan bagian integral dari langkah menjaga keberlangsungan kegiatan ekonomi masyarakat. Kendati demikian, alokasi anggaran pencegahan bencana kerap memiliki karakteristik evaluasi yang berbeda dari pos anggaran lainnya:

  1. Mengidentifikasi Karakteristik Unik Anggaran: Salah satu karakter unik dari anggaran kebencanaan adalah keberhasilannya sering kali justru terlihat ketika peristiwa bencana tidak terjadi di lapangan.
  1. Menilai Kerugian yang Berhasil Dicegah: Kerugian yang tidak jadi timbul karena berfungsinya sistem pencegahan memang jauh lebih sulit untuk dihitung dan jarang muncul dalam catatan statistik ekonomi. Namun, nilai riil dari kerugian yang berhasil dicegah tersebut sangat besar dan memiliki manfaat nyata bagi kelangsungan hidup masyarakat.
  1. Mengedepankan Logika Ekonomi: Prinsip bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati bukan hanya relevan sebagai prinsip sosial atau kesehatan semata, melainkan memiliki dasar logika ekonomi yang sangat kuat untuk memitigasi kerugian yang jauh lebih masif.

Ikuti berputar.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarhutlaEl Nino

Berita Terbaru Lainnya

Pemenuhan Kewajiban Kepatuhan Pengendali Data terhadap Undang-Undang Perlindungan Data PribadiTata Cara Aktivasi Identitas Kependudukan Digital IKD Melalui Aplikasi Dukcapil dan Manfaat LayanannyaKetentuan Tarif PPN 12 Persen dan Daftar Barang Kebutuhan Pokok Bebas PajakOJK Sediakan Layanan iDebKu Bebas Biaya untuk Cek Riwayat Kredit SLIK secara DaringIni Tol Baru di Jawa Timur Sebentar Lagi Dibuka, ke Bali Secepat KilatBNI wondrX 2026 Sukses Digelar, Transaksi Tembus Rp2,7 TriliunSepekan Pascagempa Flores, Progres Kementerian PU Tangani 34 Titik Longsor dan 9 JembatanDemi Peran Nirmala, Tissa Biani Akui Rajin Tagih Kepastian ke Produser

Paling Banyak Dibaca

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

Olahraga

Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live Streaming

7 Agu 2026

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Ekonomi

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

2 Agu 2026

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

Nasional

Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RI

4 Agu 2026

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

Nasional

Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota Malang

9 Agu 2026

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

Ekonomi

Panduan Membaca Pergerakan IHSG ke Level 6.236 dan Sentimen Pasar Global

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Jadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry dan Info Live StreamingOlahraga 路 7 Agu 2026
  2. 2Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterEkonomi 路 2 Agu 2026
  3. 3Festival Seni Colour of Indonesia Dorong Kreativitas Anak Menyambut HUT Ke-81 RINasional 路 4 Agu 2026
  4. 4Menganalisis Peluang Timnas Indonesia di Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Tim Operasi Gabungan Sita Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal di Kota MalangNasional 路 9 Agu 2026

berputar.id

Copyright 2026 berputar.id - All Rights Reserved.

Kategori

HukumEkonomiNasionalInternasionalKeuanganBisnisOlahragaTeknologiPolitikBantuan SosialBpjs KesehatanCPNS

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap