Sebanyak sembilan penerbangan dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK), Tangerang, dibatalkan akibat aktivitas sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Selain pembatalan jadwal menuju CGK, operasional di YIA juga mencatat satu penerbangan rute menuju Palembang (PLM) yang mengalami keterlambatan (delay).
General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Muhammad Thamrin, menjelaskan bahwa langkah pembatalan penerbangan tersebut diambil dengan mempertimbangkan faktor keselamatan terkait kondisi sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Berdasarkan data perkembangan di Bandara Internasional Yogyakarta hingga Minggu (5/9) pukul 10.30 WIB, tercatat akumulasi sebanyak sembilan pembatalan jadwal menuju CGK dan satu penerbangan yang mengalami penundaan menuju PLM.
Mendagri Beri Sinyal ASN di Wilayah Darurat Abu Vulkanik Boleh WFH

Penutupan Sementara Bandara Soekarno-Hatta
Gangguan lalu lintas penerbangan dari Yogyakarta ini berkaitan dengan kondisi Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang sebelumnya ditutup akibat terdampak sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang berlangsung sejak Jumat (4/9) malam.
Keputusan penghentian sementara operasional Bandara Soekarno-Hatta diambil setelah hasil pengujian paper test dalam beberapa periode menunjukkan adanya indikasi sebaran abu vulkanik di area bandara. Masa penutupan operasional sementara tersebut kemudian diperpanjang hingga pukul 13.30 WIB demi memastikan keamanan dan keselamatan aktivitas penerbangan.
Layanan Informasi dan Koordinasi Terpadu
Menyikapi perkembangan situasi, pengelola YIA terus memperbarui informasi bagi masyarakat dan pengguna jasa. Informasi operasional terkini disampaikan secara berkala melalui kanal media sosial resmi YIA pada akun Instagram @bandarayogyakarta.
Asal Penghasilan Rp1 M per Bulan Zulhas di Tahun 1985

Di samping itu, manajemen YIA terus melakukan koordinasi bersama instansi terkait, termasuk pihak maskapai penerbangan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta AirNav Indonesia untuk memantau situasi penerbangan secara menyeluruh.
Bagi para calon penumpang dan pengguna jasa yang memerlukan informasi terbaru mengenai jadwal penerbangan maupun bantuan layanan, pihak pengelola menyediakan saluran komunikasi resmi yang dapat dihubungi melalui Contact Center Injourney Airports di nomor 172.






